Tangan Tuhan Bekerja Ketika Bocah Ini Tenggelam ke Lautan

Internasional / 12 August 2011

Tangan Tuhan Bekerja Ketika Bocah Ini Tenggelam ke Lautan
Lois Official Writer
2725

Ini salah satu kisah keajaiban yang dialami oleh seorang anak berumur 12 tahun yang bernama Dale Ostrander. Dia dalam perjalanan ke gerejanya bersama gerombolan teman-temannya di pantai Cranberry Road ketika kejadian tragis itu menimpanya, menurut Associated Press. Selain dia, ada anak kecil lainnya yang juga terjebak dalam arus pasang surut yang sedang bergejolak, tapi dia dapat diselamatkan lebih awal oleh penyelamat darurat. Tidak begitu dengan nasib Dale.

Dale terlempar ke dalam Lautan Pasifik hari itu. Melihat kejadian itu, Damian Mulinix, seorang fotografer di Chinook Observer mengatakan dalam blognya bahwa ada dua puluhan anak-anak dari kelompok itu menangis tak terkendali dan berdoa di pasir selama masa pencarian itu sementara para penyelamat bekerja mencari anak itu. Bagi Mulinix, hal ini merupakan suara hati yang paling memilukan yang pernah ada. Tim Minge, asisten pendeta di gereja itu mengatakan kepada KOMO News, “Mereka tidak tahu harus berbuat apalagi,” katanya. “Sejujurnya, kami tahu apapun yang terjadi semuanya akan baik-baik saja karena kami punya iman yang kuat di dalam Tuhan,” kata Chad Ostrander, sang ayah kepada NBC.

Setelah Dale dicari dan ditemukan serta diangkat dari Laut Long Beach, Washington, paramedis bekerja menyelamatkan dia selama 10 menit sebelum akhirnya dia dibawa ke rumah sakit anak-anak terdekat. Dale dalam keadaan koma selama minggu itu dengan keluarganya duduk di samping ranjangnya. Dale sudah terlalu lama berada di dalam air tanpa menghirup udara.

Minggu kemarin, secara tak terduga Dale membuka matanya. “Mereka tidak mengira dia bisa hidup. Mereka pikir dia akan terus koma, tidak pernah bisa berjalan, tidak pernah berbicara, ataupun mengucapkan satu katapun,” kata Chad lagi kepada NBC. Membuka matanya adalah keajaiban yang pertama. Hari Senin, Dale bisa berbicara setelah ibunya, Kristen Ostrander mencoba membuatnya bisa batuk. “Engkau perlu melakukannya (batuk) lagi” kata ibunya ketika itu.

“Saya tidak perlu,” responnya.

“Dia berbicara satu kalimat penuh. Sungguh luar biasa,” kata ibunya bangga.

“Kami mengerti bahwa keajaiban telah terjadi. Kami mengerti bagaimana tiada harapan, tapi kami juga jadi mengerti iman. Tuhan bisa membuat mujizat.” saksi Chad kepada KOMO. Dale terus mengeluarkan respon positif di hari Selasa dan dia terus mendapatkan mujizat bisa berjalan, bahkan keluar dari tempat tidurnya. Dokter mengatakan mujizat ini masih akan terus berlanjut dalam hidupnya, bersamaan dengan terapi fisik yang harus diterimanya kemudian.

Kisah ini merupakan kisah nyata yang membeberkan keajaiban masih terus terjadi di dalam kehidupan kita. Kisah ini membuktikan bahwa tangan Tuhan masih terus bekerja buat kita semua. Punyailah iman di dalam Tuhan. Sedikit iman saja, sebesar biji sesawi, maka engkau pun dapat memindahkan gunung.

Sumber : christianpost/lh3
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?