Pemerintah Akan Dirikan Rumah Murah Rp 20 Juta

Pemerintah Akan Dirikan Rumah Murah Rp 20 Juta

Lois Official Writer
3045

Pemerintah tengah menyiapkan cetak biru rumah super murah bagi masyarakat yang berpenghasilan Rp 1.2 juta – Rp 1.7 juta per bulan. Harga rumah itu berkisar antara 20-26 juta. menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menjelaskan bahwa rumah murah ini merupakan program prorakyat di bidang perlindungan sosial yang telah dibahas Presiden dengan seluruh menteri, gubernur, dan para direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Bogor, 23 Februari 2011.

Rumah super murah ini didesain dengan luas bangunan 36 meter persegi. “Tahun ini disusun blue print-nya. Tapi anggarannya baru masuk APBN 2012,” kata Hatta. Darimana biayanya? Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana, mengatakan berasal dari penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, selain juga untuk program prorakyat yang ada (program air bersih, pemberdayaan nelayan, dan program masyarakat miskin perkotaan). Namun, hal ini harus mendapat persetujuan DPR lebih dahulu.

Menyiapkan rumah murah tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti ketersediaan tanah, kesiapan pemerintah daerah, hingga masalah pembiayaan. Negara bisa mengintervensi menggunakan tanah milik BUMN yang terbengkalai. Belum lagi soal pembiayaan. Ali meminta agar perbankan pelat merah memberikan keringanan bunga kredit sehingga membantu program tersebut.

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menilai program ini sangat mungkin dijalankan. “Tapi harus dikaji dulu,” kata Ketua Umum REI Setyo Maharso. Dia menuturkan, kemungkinan besar ada beberapa komponen bangunan yang dialihkan. “Mungkin kami menggunakan produk massal, sehingga lebih murah,” kata Setyo. Adapun kementerian akan menggunakan mekanisme subsidi dan pembebasan uang muka untuk dapat membeli rumah ini. Selain itu, tanah akan disubsidi, berikut juga akan dibebaskan biaya IMB. Jadi, tunggu saja wujud dari ‘janji’ kedua Presiden saat mengadakan kampanye 2004 silam.

Sumber : vivanews/lh3

Ikuti Kami