Jaman berubah dan teknologi terus meningkat. Bagi penduduk Amerika, minum minuman keras adalah hal yang wajar dan sah. Itu tanda masyarakat metropolitan di sana. Karena hal inilah, Menteri Transportasi Amerika Serikat (AS) Ray LaHood beserta kepala National Highway Traffic Safety Administration merancang sebuah mobil yang mampu mendeteksi keadaan pengemudi apakah sedang mabuk atau tidak.
Pekan lalu, LaHood pergi ke Waltham pekan lalu guna melihat mobil tersebut. Prototip mobil deteksi alkohol menggunakan sensor otomatis mengukur tingkat kesehatan pengemudi dan ini sudah didemonstrasikan oleh pejabat transportasi federal di lab Massachusetts. Seorang wanita mendemonstrasikan prototip itu dengan meminum dua cocktail 30 menit sebelumnya.
Saat itu sensor sentuh dan nafas menunjukkan bagaimana bisa terdeteksi tingkat alkohol pada darah wanita itu sehingga mesin mobil tidak bisa menyala. Pengembang mengatakan teknologi ini akan lebih ketat dibandingkan sistem picu alkohol saat ini yang memaksa pengemudi menghembuskan nafasnya terlebih dahulu ke alat uji nafas. Sayangnya, pejabat mengatakan bahwa alat ini masih membutuhkan waktu delapan tahun sebelum bisa digunakan oleh masyarakat umum.
Salah satu hasil pemikiran manusia yang berguna, yang dapat menyelamatkan nyawa seseorang. Kiranya teknologi yang ada dan berkembang hanya membawa kebaikan buat manusia.
Sumber : inilah/lh3Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!