Roy A Surjono, Sukses Dengan Lifewave

Roy A Surjono, Sukses Dengan Lifewave

Puji Astuti Official Writer
6663

Diakui Roy, bahwa ia pernah kecewa dengan bisnis MLM dan berkesimpulan bahwa bisnis MLM adalah sebuah bisnis yang tak berujung. ”Saat itu saya merasa kecewa dengan bisnis MLM, karena tidak ada hasil yang saya dapat secara maksimal,” ujarnya.

Roy bergabung degan Lifewave produk asal Amerika ini sekitar tahun 2004. Menurut Roy produk Lifewave hingga saat ini tidak ada kompetitornya di dunia, karena produk dengan teknologi tinggi ini sulit untuk ditiru oleh siapapun.

Ketika perusahaan ini pertama kali dimulai ia tidak berusaha secara aktif menjalankan peluang bisnisnya karena Roy memilih LifeWave semata karena ingin mendapatkan khasiat kesehatan dari produknya yang mudah digunakan oleh siapapun dengan cara meletakkan atau penempelkannya di titik akupuntur.

Pada Agustus 2006, Roy pertama kalinya mengenalkan produk LifeWave dengan Nano teknologi Skin Care yang mempunyai sistem Glutathione yang revolusioner berfungsi untuk mencerahakan kulit. Hal ini dibuktikan oleh Roy dan keluarga serta teman-temannya yang telah merasakan khasiatnya.

”Setelah menggunakan produk Lifewave yang saya perkenalkan, banyak dari mereka yang terkesan dan berkomentar bahwa kulitnya menjadi lebih sehat dan tampak luar biasa,” ungkapnya.

Roadshow Indonesia pertama ini sukses atas prakarsa Pak Sobli, Adi, Tedy, Herry, Amin, Johnson, Andyanta, dan Bambang Irawan, yang akan dilanjutkan Roadshow kedua awal Maret 2010 oleh team USA dan dokter, meliputi Jakarta, Bandung, Yogya, Semarang, Medan, Palembang, Surabaya, dan Bali. Bisnis ini untuk long term dan income bisa diperoleh dengan cepat karena menggunakan sistem binary dan matching bonus sampai 65%. di dukung produk yang di setujui FDA class 1.

Produk Kualitas Tinggi

Pada mulanya LifeWave hanya digunakan untuk tentara elite militer Amerika pada tahun 2001. Seperti banyak diketahui umum bahwa semua teknologi terbaru dan terbaik harusnya melalui elite militer seperti alat telekomunikasi dan teknologi canggih lainnya. Setelah itu pada tahun 2004, produk Lifewave mulai merambah dikalangan atlet dunia. Tahun 2005 Pemilik dan pencipta LifeWave Mr. David memasarkan produk ini melaui e-commerce.

Produk Lifewave terdiri dari berbagai varian seperti, Ice Wafe, Silent Night, Energy Enhancer, Y-Age Carnosine, SP6 Complete, Glutathione, adalah produk nanoteknologi unik yang tersedia secara eksklusif dari LifeWave dalam bentuk perekat (koyo) yang akan menghasilkan keajaiban untuk kesehatan. Produk LifeWave tidak repot selain tanpa menggunakan bahan kimia, jamu, atau perangkat fisikyang di fungsikan ke dalam tubuh.

Peluang Bisnis LifeWave

Roy A Surjono bersama dengan rekannya Chuck Michel, terus berupaya mengenalkan LifeWave sebagai produk yang telah diakui dengan marketing

plan-nya yang mudah diterapkan. Roy bertekad untuk membawa LifeWave kepada semua orang, dan berkomitmen penuh untuk meluangkan waktu untuk LifeWave.

Roy adalah salah satu leader Live- Wave yang berhasil dengan berbagai prestasinya dalam menjalani bisnis ini. Prestasi dan penghargaan telah diterimanya. Sekarang giliran masyarakat Indonesia untuk meraih kesempatan itu di LifeWave. Produk

Sejak roadshow 16 Januari 2008, Lifewave mendapat sambutan yang menggembirakan di Indonesia. “Para pelaku bisnis di Indonesia sudah semakin pintar dan menginginkan reputasi perusahaan kelas dunia,” jelas Roy memuji.

Dikatakan Roy bahwa, ”Selama beberapa bulan terakhir downline saya telah bertambah sebanyak 40 ribu orang yang semuanya merupakan orang-orang yang tertarik dengan program LifeWave yang kami kenalkan,” ucapnya. Roy adalah leader yang disponsori oleh Top Leader langsung dari Amerika untuk pasar Indonesia. Seperti jakarta, Medan Palembang, Surabaya, Semarang sudah memiliki leaderuntuk support roadshow dan training.

LifeWave adalah bisnis dengan terobosan teknologi terkini yang membantu orang di seluruh dunia untuk lebih sehat dan hidup lebih baik. Life-Wave telah terbukti sukses di pasaran Amerika, Eropa, Taiwan, Pilifina, Australia, Islandia, bahkan Malaysia dan Singapura telah menduduki tempat teratasdan kalangan terpelajar. Kini saatnya untuk Indonesia menyusul sukses seperti negara-negara diatas.

Saat ini member di Indonesia hampir 1.000 orang dan target Roy di tahun 2010 ini Indonesia memiliki 7.000 member. Cara terbaik untuk berbagi adalah dengan cara berbicara tentang

pengalaman sendiri terhadap khasiat produk LifeWafe. Gunakan dukungan dari sponsor, organisasi dan perusahaan untuk membuat keuntungan secara lebih cepat dalam pengembangan organisasi. Saatnya Leader Indonesia meraih income 100.000 dollar AS per bulan atau Rp 950 juta per bulan.

Roy berpesan, bagi para sponsor perlu mengadakan pelatihan-pelatihan secara rutin dan terpenting, jangan pernah lupa mengakui kerja keras dan usaha dari anggota tim yang berkontribusi kesuksesan setiap orang dan Roy mengatakan untuk indonesia selanjutnya pasti akan booming dan semua di bawah jaringan kepemimpinan pak Adi dan tim dokter serta tim akupuntur, leader-leader  yang bergabung,” ungkap peraih LifeWave Leadership Award Winners Februari 2007 dan LifeWave Leadership Award.

 

Sumber : Success

Ikuti Kami