Melati Korban Penjualan Organ Di Jepang?

Nasional / 13 January 2010

Kalangan Sendiri

Melati Korban Penjualan Organ Di Jepang?

Lestari99 Official Writer
3325

Melati (bukan nama sebenarnya) diduga telah menjadi korban perdagangan organ tubuh di Jepang. Pasalnya bocah yang saat ini berusia 12 tahun ditemukan 4 tahun yang lalu terlantar di jalanan Jepang dan saat ini dirawat keluarga WNI di negeri tersebut. Ketika dibawa ke rumah, di tubuh Melati ditemukan ada bagian yang tersayat di pinggang belakangnya dan lidahnya terpotong.

Meskipun kejadiannya telah berlangsung 4 tahun lalu, tapi temuan Komisi Perlindungan Anak ini langsung dilaporkan ke beberapa pihak terkait. Departemen Luar Negeri akan melakukan pengecekan ke KBRI di Tokyo, Jepang. Hal ini ditegaskan oleh Teguh Wardoyo, Direktur Perlindungan WNI Deplu hari ini (13/1) melalui telepon pada detiknews.

Teguh mengaku belum pernah mendapatkan informasi terkait adanya perdagangan organ tubuh yang melibatkan WNI. "Mungkin perwakilan RI terdekat di sana sudah mendapatkan laporan. Nanti kita verifikasi," tambahnya.

Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait, meyakini kalau Melati korban perdagangan organ tubuh. Pelaku memotong lidah Melati yang dinyatakan hilang ketika ia berumur 8 tahun untuk mengaburkan identitas. Diduga satu ginjalnya diambil oleh penculiknya.

Kalau memang kasus ini benar adanya, tak dapat dibayangkan kekejaman seperti apa yang telah dialami Melati di usianya yang masih kecil. Entah apa yang ada di pikiran mereka yang rela melakukan apa saja, bahkan untuk menyiksa seorang anak kecil, untuk mendapatkan organ yang mereka inginkan demi uang.

Sumber : detiknews
Halaman :
1

Ikuti Kami