Konflik Israel-Palestina Berdampak Pada Produk Kecantikan

Konflik Israel-Palestina Berdampak Pada Produk Kecantikan

Lestari99 Official Writer
2583

Konflik akut berpuluh tahun antara Israel dan Palestina terus menimbulkan dampak dalam berbagai aspek kehidupan. Para pejabat pabean Palestina Rabu (16/12) membuang berbagai produk kecantikan dari Laut Mati ke tempat pembuangan sampah. Produk kecantikan ini diperkirakan mencapai puluhan ribu dolar AS. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk nyata dari pemboikotan atas barang-barang buatan pemukim Israel.

Munthar Erakat selaku pejabat setempat di Palestina mengatakan pembinasaan itu sesuai dengan keputusan pemimpin Palestina untuk mencegah impor dan penjualan barang-barang yang diproduksi di pemukiman Israel. Nilai kosmetik yang dibuang sebesar 55.000 dolar AS atau sekitar Rp550 juta, baik berupa sampo, krim wajah dan lotion tangan yang dibuat dari Laut Mati yang kaya akan mineral.

Para pejabat juga telah merazia toko-toko di kota oasis Palestina Jericho (Ariha) di dekat Laut Mati untuk mencari barang-barang tersebut. Produk kosmetik tersebut dibuat oleh Dead Sea Cosmetics di bawah merk terkenal Abava dan dipasarkan oleh Kristin Davis, salah seorang bintang di dalam pertunjukan TV "Sex In The City".

Pemukiman Israel di tepi barat Sungai Jordan dan Jerusalem Timur sebenarnya dianggap tidak sah oleh masyarakat internasional. Palestina sendiri melihat permukiman itu sebagai ancaman besar bagi pembentukan negaranya di masa yang akan datang.

Entah sampai kapan konflik ini akan berakhir karena pada dasarnya kawasan ini telah didera konflik yang tak berujung selama puluhan tahun belakangan ini.

Sumber : antaranews
Halaman :
1

Ikuti Kami