KTP Berbasis Sidik Jari Berlaku Di Yogya per Oktober

KTP Berbasis Sidik Jari Berlaku Di Yogya per Oktober

Lestari99 Official Writer
3011

Pembuatan Kartu Tanda Penduduk berbasis sidik jari ini akan mulai diberlakukan di bulan Oktober 2009. Langkah ini diambil untuk memperketat pembuatan kartu tanda penduduk dan menghindari data ganda dalam data kependudukan. Pendataan sidik jari ini nantinya akan tercatat pada chip. Yogyakarta bersama dengan tiga kota lainnya di Indonesia akan menjadi kota percontohan KTP jenis baru ini, yaitu Padang, Makassar dan Denpasar.

Pembuatan kartu tanda penduduk dilengkapi dengan chip berupa data rekam elektronik data kependudukan yang memuat tiga hal pokok, yaitu sidik jari, nomor induk kependudukan, dan rekaman elektronik data kependudukan. Sidik jari yang diambil pun bukan seperti pembuatan kartu tanda penduduk yang hanya jempolnya saja, tapi semua jari atau sepuluh jari di data semuanya.

Untuk keperluan proyek percontohan di empat kota ini, akan menelan anggaran sebesar Rp 66,6 miliar yang diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara 2009. Pada 2010 pemerintah RI secara serentak akan memberlakukan sistem pembuatan kartu tanda penduduk berbasis sidik jari di 300 kabupaten/kota lainnya dengan biaya Rp 3,47 triliun, sedangkan pada tahun 2011 juga akan diberlakukan di 197 kabupaten/kota dengan biaya Rp 2,78 triliun. Persiapan untuk sarana dan prasarana pembuatan kartu tanda penduduk berbasis sidik jari ini masih terus dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat.

Sepertinya Indonesia terus bergerak ke arah kemajuan global, tapi apakah ini tanda dimulainya era chip di Indonesia yang disinggung oleh Alkitab sebagai tanda kedatangan antikris (akhir zaman)? Hanya Tuhan yang tahu. Apapun yang terjadi, sebagai anak Tuhan teruslah berpegang pada kebenaran hakiki dari Tuhan Allah kita.

Sumber : tempointeraktif / LEP
Halaman :
1

Ikuti Kami