Presiden Hu Tinggalkan KTT G8 Demi Urus Kerusuhan Etnis

Nasional / 9 July 2009

Kalangan Sendiri

Presiden Hu Tinggalkan KTT G8 Demi Urus Kerusuhan Etnis

Puji Astuti Official Writer
3029

Presiden China Hu Jianto kembali lebih cepat ke negaranya pada Rabu (8/7) saat sedang berkunjung ke Italia dalam rangka menghadiri KTT G8. Hal ini dilakukannya untuk menangani konflik etnis yang terjadi di Xinjiang.

Setelah kepergian Presiden Hu, rencananya akan ada perwakilan pemerintah China yang akan menggantikannya untuk menghadiri KTT G8 tersebut, demikian kantor berita Xinhua melaporkan.

 

Berdasarkan laporan pemerintah, kerusuhan yang terjadi di Urumqi tersebut telah menewaskan 156 orang dan lebih dari 1000 orang terluka. Saat ini pasukan bersenjata berat telah di turunkan di jalan-jalan kota Urumqi.

 

Menurut laporan Xinhua lebih dari 1400 orang dijadikan tersangka atas kerusuhan yang terjadi pada Selasa pagi.

 

 "Orang yang menjadi penggerak dalam kerusuhan di Minggu lalu "Harus di hukum dengan keras," sedangkan mereka yang "terhasut"  dan ambil bagian dalam kerusuhan tersebut  akan diberi edukasi dan pengertian," demikian ungkap Kepala Kepolisian China, Meng Jianzhu pada Rabu (8/7).

 

Kerusuhan itu terjadi antara etnis minoritas Uyghurs yang sebagian besar adalah umat Muslim, dan orang Han yang merupakan penduduk mayoritas China. Menurut orang Uyghurs mereka adalah korban, dan dari seluruh korban yang tewas, sebagian besar adalah etnis mereka.

 

Semoga dengan keseriusan yang ditunjukkan Presiden Hu Jianto terhadap permasalahan ini dapat segera menyelesaikan konflik etnis tersebut.

Sumber : CNN/VM
Halaman :
1

Ikuti Kami