Home CBN Updates Oktober 2026

Anak Berubah dan Guru Termotivasi, Buah Pemuridan Dari PAUD Super5

Super5

Super5 hadir untuk memperlengkapi setiap PAUD gereja lokal di Indonesia menciptakan ruang belajar yang ceria, kreatif, dan menghidupkan iman sejak dini di hati setiap anak. 

Ini adalah salah satu program pemuridan CBN Indonesia yang saat ini telah hadir di 700 lebih PAUD di Indonesia dan melayani ribuan anak bertumbuh utuh — secara akademik, jasmani, karakter, dan spiritual.  

PAUD Super5 bukan sekadar program pendidikan anak usia dini, melainkan garis depan pemuridan generasi bangsa. Sehingga kami memastikan setiap PAUD Super5 yang bermitra mendapatkan berbagai dukungan optimal, mulai dari: 

  • Penyediaan kurikulum holistik berlandaskan nilai kekristenan 
  • Pelatihan reguler dan beasiswa bagi guru 
  • Perbaikan gizi anak 
  • Kegiatan parenting  

Hanya satu tujuan yang kami kejar tanpa kompromi yaitu untuk menuntaskan 'Amanat Agung' dengan menjangkau dan memuridkan generasi anak dan keluarganya. Kami percaya, semakin dini sebuah murid dibentuk, semakin kokoh fondasi imannya kelak. 

Puji Tuhan! Dari semua dukungan dan pendampingan yang telah diberikan, kami bisa mendengar kesaksian yang menggugah hati dari anak dan guru berikut ini. 

 

Mikayla — Tiga Kata Ajaib yang Mengubah 

Dulu Mikayla (6 tahun) hampir tidak pernah mengucapkan kata 'maaf' - bahkan ia rela dipukul papanya dibanding harus mengucapkan kata ini. Tetapi semua berubah setelah Mikayla dibimbing guru-guru PAUD Benih Kasih Nias Selatan. Setelah belajar tiga kata sederhana lewat modul 'Aksiku untuk Orang Lain', Mikayla terus didorong untuk membiasakan berkata 'terima kasih, tolong, dan maaf' setiap hari. 

Buahnya terlihat ketika suatu hari, saat bermain dengan temannya yang saling mengejek, Mikayla tiba-tiba terdiam lalu mengulurkan tangan dan berkata pelan, 'Aku minta maaf ya.' Ucapan yang dulu begitu mahal baginya kini dengan tulus terucap dengan penuh kesadaran. Semua terjadi berkat pendidikan karakter yang terus ditanamkan setiap hari di sekolah. Guru-guru di PAUD Benih Kasih bahkan begitu bangga bisa menyaksikan transformasi ini. 

 

Tetap Riang Laia — Dibentuk Jadi Guru yang Penuh Kasih 

Tetap Riang atau akrab disapa Miss Teta (22 tahun) dulu bukan guru yang sebasar seperti sekarang. Ia bisa marah saat anak-anak sulit diatur. Namun perubahan terjadi sejak mendapat pembekalan di pelatihan guru PAUD Super5. Ia belajar bagaimana menjadi seorang guru yang sabar, mengayomi dan penuh kasih. 'Saya termotivasi untuk lebih sabar, menyayangi, dan memahami kondisi anak-anak,' ungkapnya.  

Puji Tuhan! Kini Miss Teta menjadi sosok guru yang dekat dengan setiap anak dan membimbing mereka dengan kasih. 

Perubahan seperti Mikayla dan Miss Teta tidak terjadi begitu saja. Di baliknya ada gereja lokal yang terus Anda dukung untuk memuridkan generasi sejak usia dini.  

Setiap donasi yang Anda berikan menolong satu PAUD gereja lokal yang terbatas, satu guru yang dilatih, dan satu anak yang terus bertumbuh cerdas dan berkarakter Kristus.  

Mari menabur benih iman di hati generasi masa depan Indonesia. 

 

Donasi Sekarang

 


Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?