Di tengah berbagai tantangan hidup, kami terus mendukung keluarga-keluarga di Jawa Tengah melalui pemberdayaan ekonomi. Salah satunya adalah Pak Jarot (48 tahun), seorang penjual nasi goreng di Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Sebagai seorang suami dan ayah dari tiga anak, Pak Jarot harus terus menafkahi keluarganya bahkan setelah kehilangan pekerjaan karena pengurangan karyawan. Dengan modal seadanya, ia membuka usaha nasi goreng yang sederhana. Namun peralatan yang sudah lama, tampilan warung yang kurang menarik, dan pemadaman listrik yang sering terjadi membuat pendapatannya tidak stabil.
Informasi tentang tantangan hidup keluarga Pak Jarot kami terima dari gembala gereja tempat PAUD, di mana salah satu anaknya bersekolah. Dari situ, kami bergerak membantu dengan memberikan bantuan modal usaha untuk jualan nasi gorengnya — mulai dari memperbaiki gerobak, menyediakan peralatan memasak baru, hingga memberikan modal usaha, pendampingan, dan pelatihan pembukuan sederhana untuk usaha nasi gorengnya.

Hasilnya sudah terlihat — pelanggan terus bertambah, pendapatan mulai stabil, dan Pak Jarot kini mampu menutupi biaya sekolah anak-anaknya setiap bulan.
Berkat kemurahan hati Anda, sebagian penghasilan ya
ng ia dapat disisihkan untuk membeli genset sebagai solusi jika terjadi pemadaman listrik. Bukan hanya itu, ia bahkan bisa berinvestasi dengan beternak kambing.


Mitra yang terkasih, transformasi satu keluarga ini benar-benar terjadi. Namun, masih banyak keluarga lain yang sedang berdoa menantikan dukungan.
Mari menjadi jawaban bagi keluarga lainnya.