Home CBN Updates April 2026

Dari Merintis Sampai Bertumbuh, Buah Pemuridan Holistik Super5 di PAUD Mutiara Kasih Kupang

Super5

Tahun 2024, pertama kalinya PAUD Mutiara Kasih mendaftarkan diri untuk menggunakan kurikulum Super5 CBN Indonesia.  

Waktu itu, sekolah ini masih dalam tahap merintis. Namun keterbukaan dan kepercayaan yang diberikan kepada Super5 untuk memperlengkapi para guru dan mendukung kebutuhan PAUD telah membuahkan hasil.  

Kini, dua tahun berjalan, PAUD Mutiara Kasih bukan sekadar bertahan tetapi terus bertumbuh menjadi ruang belajar yang holistik diantaranya: 

1. Menghadirkan Kurikulum & Pelatihan 

Super5 menyediakan kurikulum berbasis nilai-nilai Kristiani, teknologi dan media pendidikan terbaik, serta pelatihan berkelanjutan bagi para guru PAUD Mutiara Kasih — membangun fondasi pembelajaran yang holistik sejak dini. 

2. Memberikan Dukungan Perbaikan Gizi 

Sejak 2025, anak-anak di PAUD ini mendapatkan sarapan bergizi dari Super5, sebagai upaya untuk mendukung perbaikan gizi dan pertumbuhan optimal anak sejak usia dini. 

3. Menyediakan Kebun Sayur & Ternak Ayam  

Super5 menyediakan kebun sayur dan ternak ayam sebagai ruang belajar alam bagi setiap siswa. Sayuran dan telur ayam yang dihasilkan sekaligus menjadi sumber pangan pelengkap menu sarapan bergizi harian setiap siswa. Sehingga anak bukan hanya belajar tetapi juga menikmati sumber pangan yang sehat dan bergizi setiap hari. 

4. Membina Orangtua Melalui The Parenting Project 

Super5 tidak hanya mendampingi anak-anak, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para orangtua. Melalui program The Parenting Project, orangtua dibekali keterampilan pengasuhan anak yang sehat, harmonis, dan berlandaskan kasih di rumah. Sehingga anak mendapat dukungan yang holistik baik dari rumah maupun sekolah. 

 

Kisah Dampak Dukungan Holistik Super5 

Sefanya, 4 tahun - Siswa PAUD Mutiara Kasih 

Sefanya dikenal sebagai anak yang berani dan aktif — tetapi ia sangat pemilih soal makanan. Ia kerap enggan menghabiskan sayur, buah, maupun lauk yang disediakan di sekolah. Dengan kesabaran, guru-gurunya setiap hari memberi pujian dan menjelaskan manfaat makanan bergizi secara sederhana, tanpa paksaan. Memasuki minggu kedua, perubahan mulai tampak — Sefanya mulai lahap makan pisang, lalu perlahan menghabiskan semua makanan di piringnya. 

Sebelum sarapan bergizi ada, Sefanya hanya memiliki berat 19 kg, tinggi 105,2 cm. Tetapi setelah satu bulan rutin menerima sarapan bergizi setiap hari beratnya bertambah menjadi 20 kg dan tinggi 106 cm. 'Kami sangat bersyukur kepada guru-guru PAUD Mutiara Kasih dan semua pihak yang mendukung,' ungkap orang tua Sefanya. 

 

Ibu Yorince - Orang tua siswa, peserta The Parenting Project 

Rumah tangga Ibu Yorince sempat diwarnai pertengkaran karena baik ia maupun suaminya sama-sama keras kepala. Ketika mendapat undangan mengikuti The Parenting Project di KB Mutiara Kasih Kupang, tempat salah satu anaknya bersekolah. Ia datang dengan satu harapan - belajar membangun keluarga yang lebih damai. Lewat modul 3 'Membangun Kedekatan', ia menemukan kunci kecil yang mengubah segalanya — belajar mengalah dan saling mendengar. 

'Jika suami dan istri terus mempertahankan ego, anak-anaklah yang menjadi korban,' ungkap Ibu Yorince 

Kini ia terus berjuang untuk memberikan teladan kepada anak-anaknya di rumah dan berusaha menciptakan rumah yang aman dan nyaman bagi anak-anaknya.  

Setiap anak berhak bertumbuh dengan baik! 

PAUD Mutiara Kasih adalah satu dari banyak cerita yang sedang Tuhan tulis melalui Super5. Ada lebih banyak gereja, lebih banyak desa, dan lebih banyak anak yang menunggu untuk dijangkau. 

Terus dukung CBN Indonesia memuridkan generasi anak melalui pelayanan pemuridan kami. 

Donasi Sekarang

 


Ikuti Kami