Home CBN Updates Mei 2023

Perubahan Farel dan Keluarganya Lewat Ekosistem Pemuridan CBN di Madiun


CBN Indonesia terus fokus membangun ekosistem pemuridan holistik, yang hadir untuk memenuhi kebutuhan jasmani, rohani dan kesejahteraan anak dan orang tua. Di tahun 2023 ini, CBN akan membangun 77 ekosistem pemuridan yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Madiun, Nias, Pekanbaru, Lampung, Pemantas, Kupang hingga Minahasa. Ekosistem pemuridan CBN memperlengkapi gereja untuk memuridkan anak dan orangtuanya melalui PAUD Super5, Superbook, Sanggar Belajar Anak SoL dan The Parenting Project. Selain itu, CBN juga menyediakan bantuan ekonomi dan kesehatan bagi keluarga prasejahtera yang terpilih melalui program UMKM, kelompok tani, penyediaan air bersih, dan perbaikan gizi dan kesehatan. Tujuannya adalah untuk membantu anak dan keluarganya mengalami transformasi yang holistik secara jasmani, rohani dan kesejahteraan hidup yang terjamin. 

Di bulan April 2023, kami ingin memperkenalkan ekosistem pemuridan holistik di Madiun, Jawa Timur. Madiun merupakan sebuah kota kecil yang terletak di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai buruh pabrik dan sebagian lainnya mencari nafkah dengan berdagang dan menjadi buruh harian. GBI Rock Madiun yang merupakan jaringan gereja CBN menjadi jembatan untuk melayani anak dan keluarga di Superbook dan School of Life, serta membantu keluarga prasejahtera terpilih yang ada di SoL, dengan program bantuan modal dan usaha.  

 

Berikut dampak transformatif ekosistem pemuridan holistik CBN di Madiun. 

Kehadiran ekosistem pemuridan holistik CBN di Madiun menghasilkan dampak transformatif kepada anak dan keluarganya, salah satunya adalah Farel, siswa aktif di Sekolah Minggu Superbook di GBI Rock Madiun. Farel adalah anak bungsu yang sejak masih TK sudah kehilangan sang ayah. Ia lebih sering bermain dengan anak-anak yang usianya lebih tua. Itu sebabnya ia sering memukul kakaknya kalau kakaknya tidak melakukan apa yang dia mau. Dia kurang mendapat pengawasan karena ibunya sibuk bekerja sebagai buruh serabutan. Namun Farel mulai berubah sejak menyaksikan kisah Animasi Superbook “Yusuf Sang Penafsir Mimpi”. Melalui tayangan ini, Farel menyaksikan bagaimana saudara-saudara Yusuf membencinya, memasukkannya ke dalam sumur  dan menjualnya kepada pedagang Mesir. Saat itu Farel tiba-tiba menangis dengan keras karena ketakutan jika kakak-kakaknya yang kerap dia jahati, memperlakukan Farel seperti yang dilakukan saudara-saudara Yusuf. Farel lalu didoakan dan dibimbing oleh gurunya hingga dia mengambil komitmen untuk tidak lagi mau memukul kakak-kakaknya dan menjadi anak yang berlaku kasih kepada orang lain. Perlahan-lahan Farel berubah menjadi seorang anak yang rajin Sekolah Minggu, baik kepada kakak-kakanya dan patuh kepada ibunya. 

Farel terus dimuridkan setiap hari. Kami bukan hanya melayani Farel, tetapi juga memberikan perhatian kepada keluarganya yang secara ekonomi kurang mampu. Ibunda Farel, Sulami, adalah seorang single parent dengan 5 anak. Pekerjaannya hanya seorang buruh cuci, buruh antar barang, buruh setrika, dan kadang ia juga diminta untuk membersihkan gereja. Anak pertamanya sudah menikah dan anak keduanya sudah lulus SMA. Namun ia masih punya tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan biaya sekolah tiga anaknya yang lain. Melihat beban ekonomi yang harus ditanggung ibu Sulami, gembala GBI Rock Madiun memilihnya sebagai penerima  bantuan modal usaha dari divisi kemanusiaan CBN (Obor Berkat Indonesia).  Modal usaha tersebut digunakan Ibu Sulami untuk membeli mesin obras atau nechi yang bisa digunakannya untuk menjahit. Meski dia belum pernah menggunakan mesin tersebut, ia bersedia belajar melalui Youtube dan akhirnya bisa belajar memasang dan mengubah fungsi mesin dari obras menjadi nechi. Dari usaha menjahit ini, Ibu Sulami sudah bisa menambah penghasilan keluarganya dari pesanan seperti membuat tas, pouch, hingga sprei. Menariknya, ia juga mendapat tambahan penghasilan dari panggilan sebagai teknisi mesin obras. Kini, dari hasil menjahit Ibu Sulami sudah bisa mencukupi kebutuhan pokok dan membiayai sekolah anak-anaknya. 

Terima kasih Mitra CBN atas dukungan Anda untuk ekosistem pelayanan holistik CBN. Mari bergerak bersama membangun ekosistem yang berdampak luas bagi anak, orang tua dan komunitasnya. Bergabung bersama kami dengan menghubungi kontak Mitra CBN. 0815 9655 960. Atau klik tombol di bawah. 


Ikuti Kami