Inta

Official Writer
2271


Meninggal adalah proses alami yang akan dialami oleh setiap manusia. Prosesnya pun dibagi menjadi 2 jenis; dikuburkan atau dikremasi. Di video bersama dengan JC Channel, kita akan membahas mengenai kremasi.

Dalam Alkitab, kita selalu menemukan bahwa orang yang meninggal itu dikuburkan. Lantas, apakah kremasi itu bertentangan dengan Alkitab? Lalu, bagaimana sisi kedokteran atau medis menilai lebih baik kremasi atau kubur, ya? Bersama dengan ahli, dr. Stephanie, yuk kita bahas mengenai kremasi ini.

Dalam KBBI, kita mendapatkan pengertian kremasi sebagai pembakaran mayat sehingag menjadi abu atau pengabuan.

Saran dari segi kedokteran mengenai kremasi

"Kalau dari sisis kedokteran, nggak ada keharusan pasien yang meninggal itu jenazahnya harus dikuburkan atau dikremasi, atau pilihan lainnya," terangnya. Pilihannya, sebagai dokter, Stephanie mengatakan kalau ini semua dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Di era sekarang ini, beberapa keluarga yang ditinggalkan lebih memilih cara kremasi dibandingkan dengan dikuburkan. Alasannya bisa beragam; hemat biaya, ramah lingkungan, pemakaman yang lebih praktis, juga kekhawatiran berlebihan anggota keluarga terhadap dekomposisi alami.

Pandangan Alkitab mengenai kremasi

"Kita lihat seperti di dalam 1 Samuel 31 ayat 1-13, tapi kalau dikutip dari salah satu ayatnya, yaitu 1 Samuel 31:12, dari sana, kita bisa tahu mengenai Raja Saul dan anak-anaknya yang sudah mati itu dibakar," terang dr. Stephanie.

"Maka bersiaplah segenap orang gagah perkasa mereka berjalan terus semalam-malaman, lalu mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya dari tembok kota Bet-Sean. Kemudian pulanglah mereka ke Yabesh dan membakar mayat-mayat itu di sana." (1 Samuel 31:12)

Dokter Stephanie menjelaskan juga, kalau dari pengertiannya, Alkitab tidak melarang untuk melakukan kremasi. Dalam Alkitab, kita nggak menemukan kata-kata yang benar-benar menuliskan untuk tidak boleh melalui kremasi.

Mau diapakan kita meninggal nanti tidak mempengaruhi keselamatan kita

Ia juga menegaskan kalau setelah meninggal, tubuh kita mau diapakan pun, tidak ada hubungannya dengan keselamatan. Hal yang terpenting adalah bagaimana roh kita waktu kita berada di dunia. Bagaimana roh kita mengenal Tuhan waktu kita ada dalam dunia ini.

Kalau kita pernah mengalami pertobatan yang sejati kita mengaku dosa dan mengalami kasih juga pengampunan Allah. Dan selanjutnya kita menjadi anak Tuhan, kita bisa berakar di dalam Tuhan Yesus, kita bisa bertumbuh di dalam Dia, dan kita bisa berbuah lebat bagi kerajaanNya. Maka kita pasti bersama Tuhan di surga.

Jadi, nggak masalah tubuh kita itu dikremasi atau dikuburkan biasa. Yang perlu kita garis bawahi adalah saat meningga, roh atau jiwa kita yang akan kembali kepada Bapa yang kekal. Buat video lengkapnya, yuk klik gambar di atas. 

Sumber : JC CHANNEL


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Juni Week 1-2


7254

advertise with us