Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
515


Rencana pemblokiran iklan rokok di internet oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengundang kontroversi dari banyak pihak.

Asosiasi Petani Tembakai Indonesia, Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia, Komunitas Kretek, Komite Nasional Pelestarian Kretek, Liga Tembakau dan lainnya menyampaikan keberatan mereka. Mereka mendesak pemerintah kembali meninjau ulang Surat Edaran Nomor TM.04.01/Menkes/314/2019 terkait pemblokiran iklan rokok tersebut.

“Kami mempertanyakan kepada Kominfo apa landasan hukum pemblokiran iklan rokok di internet? Karena regulasi yang ada terkait iklan rokok tidak ada satupun yang mengamanatkan pemerintah secara semena-mena memblokir iklan rokok,” kata Ketua Komite Nasional Pelestarian Kretek, Muhammad Nur Azami.

Dia menegaskan, dalam peraturan yang tertulis di pasal 40 PP 109 tahun 2012 disampaikan dengan jelas soal mekanisme penindaklanjutan iklan rokok yang tidak sesuai. Seperti dengan melakukan penarikan dan/atau perbaikan iklan, peringatan tertulis, dan/atau pelarangan sementara mengiklankan produk tembakau yang bersangkutan pada pelanggaran berulang atau pelanggaran berat.

Baca Juga : Sekali Rokok Dihisap, 4000 Racun Masuk ke Tubuh

Hal inilah yang membuat pihak-pihak pemroduksi rokok merasa keberatan dengan kebijakan baru tersebut.

Sementara seperti diketahui, pemblokiran iklan rokok muncul setelah adanya permintaan dari Kemenkes untuk memblokir iklan-iklan rokok yang melanggar UU 36/2009 tentang Kesehatan Pasal 46 ayat (3) butir c tentang promosi rokok yang memperagakan wujud rokok.

Permintaan Kemenkes ini disampaikan melalui Surat Menteri Kesehatan RI kepada Menteri Kominfo RI No. TM.04.01/Menkes/314/2019 perihal Pemblokiran Iklan Rokok di Internet pada Kamis, 13 Juni 2019 lalu.

Meskipun di Indonesia rokok adalah produk legal dari industri yang dilindungi oleh undang-undang. Namun kita tahu bahwa merokok itu tidak baik bagi kesehatan.

Faktanya, sebatang rokok mengandung zat adiktif yang sangat berbahaya bagi kesehatan jantung, paru-paru dan bagian tubuh lainnya. Saat asap rokok masuk ke paru-paru, 4000 jenis racun akan ikut masuk. Saat itulah organ tubuh akan mulai terjangkit penyakit. Data menunjukkan bahwa setiap menitnya, terdapat 10 orang meninggal akibat rokok.

Tentu saja logis bagi Kemenkes dan Kominfo untuk menerapkan kebijakan pemblokiran iklan rokok di internet. Apalagi jika iklan menyalahi aturan yang berlaku, termasuk dengan promosi yang terang-terangan.

Kalau kamu mencintai kesehatanmu, maka dukunglah pemerintah untuk mengurangi pemakai rokok setiap harinya, termasuk anggota keluargamu yang masih aktif merokok.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Wahyu hlw 6 December 2019 - 00:19:01

Mengapa Musa tidak memasuki tanah kanaan

0 Answer

Irsan 13 5 December 2019 - 20:31:44

Bidang yg dibahas ekonomi berfokus pada

0 Answer

Icha Vedani 4 December 2019 - 22:12:48

Intan pariwara kelas 11 semester 1

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Banner Mitra November Week 4


7259

advertise with us