Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
547


Suatu hari, kita sedang berada di tempat antah-berantah. Daerah yang sangat asing dan kita nggak dapet sinyal buat menghubungi orang lain buat membantu kita. Buat mencari informasi, kita harus memberanikan diri untuk bertanya pada warga sekitar.

Di ujung jalan, ada seorang bapak dengan kemeja dan berpakaian rapi, sementara sebelahnya ada seorang pemuda dengan pakaian hitam lengkap dengan gambar tengkorak khas kaos band metal. Sebagai orang asing, manakah yang kita pilih untuk ditanyai dan mencari informasi yang terpercaya?  

Bukannya mendiskreditkan seseorang, tetapi kebanyakan orang akan lebih percaya pada orang yang berpakaian lebih rapi. Nah kalau ternyata bapak tadi menolak untuk memberi informasi dan sebenarnya baju yang dipakainya tadi hanyalah pinjaman, sementara pemuda berpakaian hitam jauh lebih ramah, bagaimana?

Penampilan dari luar sering membuat banyak orang berpikir soal siapa kita

Sebuah brand, atau merek bisa disamakan dengan pakaian. Pakaian, sering menunjukkan siapa kita yang sebenarnya. Namun, dengan adanya merek dagang yang mudah ditiru, kita juga sering keliru dengan benda bermerek asli atau itu KW.

Ada orang yang meminjam nama merek orang lain. Mereka meminjamnya untuk meningkatkan penjualan, juga tidak perlu capek-capek mulai membangun merek dari awal. Banyak orang yang memilih untuk meniru produk orang lain karena modelnya yang lebih baik, pelayanan, atau banyak orang yang memang sudah loyal dengan merek tersebut.

Kisah soal merek atau gambaran seseorang atas apa yang terlihat ini juga dibahas dalam Alkitab. Salah satunya ada dalam Yakobus 2:18, “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”

Sudahkah kita menunjukkan bahwa kita adalah anak Tuhan lewat setiap tindakan yang dilakukan?  

Sebagai orang percaya, setiap kita merupakan ‘produk’ ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Bukan yang terlihat dari luar, justru kita harus bisa menggambarkan siapa kita, yang merupakan orang percaya melalui perbuatan kita.

Salah satu sikap yang menunjukkan siapa jati diri kita nggak perlu harus langsung terjun dalam pelayanan. Bisa juga dengan cara bekerja dengan sungguh-sungguh. Mengerjakan segala sesuatu dengan maksimal merupakan cara kita bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan dalam kehidupan kita.

Bekerja dengan jujur juga merupakan cara kita untuk menjadi saksi Kristus melalui hasil pekerjaan kita. Jadi, bukan cuma orang lain yang puas dengan keberadaan atau hasil kerja kita, tapi juga apa yang kita lakukan ini berkenan di mata Tuhan.

Penampilan, ucapan, dan tindakan kita merupakan citra diri kita. Ini menggambarkan siapa kita. Untuk bisa menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendak Tuhan, kita harus tahu apa yang Tuhan mau atas kehidupan kita. 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Pransisca Ivana 22 November 2019 - 09:03:00

Mohon bantuan doanya untuk saya kiranya Tuhan berk.. more..

1 Answer

Anggun Nur amali 21 November 2019 - 13:56:17

Dampak jika tidak melayani pelanggan dengan baik

0 Answer

Jupry 21 November 2019 - 13:54:45

Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk berju.. more..

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 3


7267

Banner Mitra November Week 3