Dua bulan lebih setelah bencana, banyak anak-anak masih belajar dalam kondisi darurat.
Bukan di kelas, bukan di ruang yang aman.
Tapi di tenda dengan keterbatasan yang membuat proses belajar sangat berat.
Hari ini, ribuan anak masih belajar di tenda.
Di tengah kondisi yang tidak aman, tidak nyaman, dan serba terbatas.
Dan kalau kita menunggu lebih lama…
kita bisa kehilangan kesempatan untuk menjangkau mereka.
Karena mereka sedang berada di usia yang paling rentan.
Mereka butuh pendampingan dan tempat yang aman sekarang.
Karena itu selama beberapa bulan pasca bencana menjadi masa yang sangat penting bagi kita.
untuk itu bersama OBOR BERKAT INDONESIA kami menggalang dana untuk membangun 5 sekolah sementara untuk Sumatera.
Sekolah Sementara akan terdiri dari tiga ruang kelas dengan pengaturan tempat duduk yang fleksibel, menggunakan meja lipat atau kursi sesuai dengan kondisi dan lokasi pelaksanaan. Ketiga ruang kelas ini dapat digunakan secara bersamaan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Sistem pembelajaran untuk siswa SD dan SMP ini diterapkan secara bergantian antara sesi pagi dan siang. Satu unit sekolah sementara dapat melayani hingga 180 anak. Durasi pembangunan Sekolah Sementara sekitar dua (2) minggu, dengan memperhatikan standar keamanan, kenyamanan, dan kelayakan bagi anak-anak.
Superbook bersama Obor Berkat Indonesia (OBI) merencakan membangun 5 Sekolah Sementara dengan bagungan yang layak sebagai ruang belajar aman dan ramah anak,
terintegrasi dengan dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana.
SDN Alur Jambu, Aceh Tamiang
SDN Sekumur, Aceh Tamiang
SDN Pagaran Honas, Tapanuli Tengah
Ruang Pembinaan Anak / Sekolah Minggu, Kebun Tengah – Aceh Tamiang
Satu lokasi terdampak berat di Sumatera Utara yang saat ini masih menjalankan pembelajaran darurat di tenda.
Ini bukan hanya bicara membangun sekolah tapi bicara investasi kita untuk tetep memastikan mimpi dan cita-cita ribuan anak tidak padam hanya karena bencana.
TOLONG MEREKA SEKARANG!!