Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
2506


Jadi orang tua itu memang mahal. Karena setelah punya anak, orang tua harus memenuhi kebutuhan anak, mulai dari asupan makanan, pakaian sampai rumah yang nyaman bagi anak untuk bertumbuh dengan baik.

Saat orang tua untuk pertama kali memiliki anak, mereka juga harus mampu memenuhi semua keperluan bayinya, mulai dari popok, susu formula, pakaian dan kebutuhan anak lainnya. Dan untuk memenuhi semua itu, uang sangat berperan besar. Tanpa uang, setiap pasangan menikah pasti akan merasa dirinya gagal sebagai orang tua atau mungkin merasa belum siap untuk merawat seorang anak.

Saat orang tua merasa belum mampu secara materi, mereka akan mulai cemas dan bahkan berpengaruh pada cara mengasuh dan memperlakukan anak. Orang tua bisa ngampang marah, kesal dan mengeluh soal besarnya biaya yang harus dihabiskan untuk anak.

Perasaan cemas adalah kondisi emosi yang berbahaya dan beracun karena sangat mengancam hubungan, terutama hubungan orang tua dengan anak. Kecemasan atau kekhawatiran itu juga bersifat menular. Karena semakin cemas orang tua akan kebutuhan uang, semakin cemas pula anak.

Filipi 4: 6-7 menyampaikan, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”

Cara terbaik untuk mengatasi kecemasan adalah dengan menerima damai sejahtera Allah. Saat kita berjalan dalam dalam sejahtera Allah berarti kita percaya kalau Dia sanggup dan mampu menyediakan semua kebutuhan kita dan anak-anak kita. Sehingga kita bisa menjadi pemandu yang baik bagi anak-anak kita. Sebaliknya, hindarilah sebisa mungkin semua rasa kecemasan yang timbul. Jangan biarkan atau beri ruang bagi perasaan ini merusak sikap dan tindakanmu terhadap anak.

Setiap orang tua tahu persis bagaimana rasanya khawatir soal keuangan. Kekhawatiran itu muncul saat kita melihat angka di rekening yang sudah semakin menipis dan banyaknya pengeluaran tak terduga yang membuat keuangan semakin terkuras. Selain itu, kecemasan juga bisa muncul ketika orang tua mulai membebani diri dengan tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan anak.

Tapi perlu diketahui bahwa Tuhan meyakinkan kita berulang kali supaya kita tetap setia kepada-Nya. Tuhan mengasihi anak-anak kita lebih dari kita mengasihi mereka. Kalau kita memang benar-benar mengasihi anak-anak kita para orang tua hanya perlu berusaha untuk memenuhi kebutuhan mereka, Tuhan jauh lebih mengasihi mereka dan tak akan pernah meninggalkan mereka.

Sumber : Christiantoday.com/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Vin 24 November 2017 - 02:37:57

Pernikahan saya spt sudah diujung tanduk..saya sud.. more..

1 Answer

Ledo Kartono 22 November 2017 - 12:15:48

apa saja contoh kesombongan dalam religius

1 Answer

Mikey Oei 20 November 2017 - 21:25:50

Kenapa dalam Mat 27 : 44 tertulis berbeda dengan L.. more..

1 Answer


Herman Tan 24 November 2017 - 07:17:01
Tolong doakan sahabat saya joseph k yang mengalami... more..

Marusaha F S 18 November 2017 - 12:09:03
Minta bantu doa utk pekerjaan, dan agar hutang hut... more..

DEDEN SURYADI 16 November 2017 - 03:02:20
Sya minta dukungan doa untuk bisa memiliki rumah d... more..

Leticia 15 November 2017 - 11:34:48
Teman2 JC tolong doakan saya supaya dapat pekerjaa... more..

Banner Mitra Week  3


7335

advertise with us