Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Contributor
3453


Sejak tahun 1985, Johnny Jennings (86) bersama anaknya telah menjual koran dan majalah bekas ke pusat daur ulang sebagai tambahan untuk tabungannya. Pada saat anaknya berusia 17 tahun, dia tak lagi membantu sang ayah mengumpulkan barang-barang bekas itu. Tapi uang hasil penjualan barang bekas yang sudah mereka kumpulkan harus dialokasikan untuk pembelian rumah sang anak.

Meskipun kini sang anak sudah beranjak dewasa, aktivitas Jennings dalam mengumpulkan barang-barang bekas malah semakin meningkat. Dia bahkan berkomitmen mengalihkan hasil penjualan barang-barang bekasnya untuk tujuan yang lebih besar.

Jennings bahkan memanfaatkan kertas-kertas bekas yang dikumpulkan dari gereja-gereja lokal untuk dijual kembali ke pusat daur ulang. Bukannya menyimpan uang hasil penjualan itu untuk menambah tabungannya, dia dengan sukara memberikan setiap dolar yang dia dapatkan ke Pelayanan Gereja Baptis yang fokus untuk Anak dan Keluarga. Dia akan menabung uang hasil penjualan barang-barang tersebut dan menyetorkannya dalam bentuk cek setiap setahun sekali kepada pelayanan itu. Sekali menyumbang, dia bisa memberikan sekitar 10 -30 ribu dolar. Di tahun 2016 saja, total sumbangannya sudah mencapai 400 ribu dolar.

Kerinduan Jennings dalam memberikan bantuan kepada pelayanan anak dan keluarga ini dimulai sejak dirinya berkunjung ke pelayanan ini saat berusia 18 tahun. Dia masih ingat betul kalau saat itu hatinya begitu terenyuh ketika tiga orang anak kecil mencengkeram lututnya dan bertanya “Apakah kamu adalah ayahku?” Jennings menjawab, “Dan aku mengatakan aku akan melakukan apapun yang aku bisa. Hal itu sangat menyentuh hatiku,” ucapnya.

Sekarang, daur ulang yang dilakukan Jennings berubah menjadi sebuah komunitas. Dia bahkan sudah bekerja sama dengan para pebisnis dan gereja-gereja, sehingga dia bisa mendapat lebih banyak item untuk dijual kembali.

Kalau dihitung-hitung, Jennings sudah menjual lebih dari 400.000 pon kertas dan 51.000 kaleng aluminium dan mengumpulkan lebih dari 32.000 dolar. Selama 32 tahun menggeluti hal ini, dia sudah menjual sekitar 9.8 juta pon kertas.

Meski kondisinya sudah semakin renta, Jennings tetap bersemangat untuk terus menyumbang ke pelayanan tersebut. Selama kesehatannya mendukung, dia mengaku akan terus bekerja.

Sedikit sekali orang yang mendapatkan panggilan sama seperti Jennings. Sejak berusia 18 tahun, hatinya tersentuh untuk memberi kepada orang-orang yang membutuhkan. Komitmen di masa mudanya itu tetap dilakukan hingga di masa senjanya saat ini. Hal ini membuktikan bahwa dia adalah sosok yang mau terus berbagi walau di tengah kekurangan yang dimilikinya.

Nah, kondisi ini dikembalikan kepada kita, apakah kita juga mau melakukan hal serupa bagi orang lain? Berilah apa yang kita punya, sekalipun hal itu kecil. Karena bukan soal berapa besar yang kita berikan, tapi memberi bicara soal ketulusan dan kemauan.

Tuhan Yesus memberkati!

Sumber : Rd.com/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Deo Saputra 19 September 2017 - 06:21:01

Makna dari memahami kompetisi dalam kebaikan

0 Answer

Ve Sien 17 September 2017 - 14:32:17

Cara agar semangat belajar dan berkarya untuk kemu.. more..

2 Answer

Ina 17 September 2017 - 01:29:52

kapan saya bertemu jodoh

2 Answer


Daniel Sadana 17 September 2017 - 18:48:33
Shaloom, mohon bantu doa, aga rkeadaan ekonomi kam... more..

Johanes Sutanto 17 September 2017 - 17:12:06
Hallo, saya Mau request untuk pekerjaan. Bantu DO... more..

blandina siahaan 17 September 2017 - 00:10:33
Syalom, tolong bantuan doanya ya, agar ekonomi kel... more..

Yakub Ndolu 16 September 2017 - 21:14:02
Tolong dukung doa utk pernikahan kami, yg rencanya... more..

Banner Mitra Week  3


7301

advertise with us