Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
837


Momen pernikahan adalah masa yang bahagia. Melihat sepasang manusia yang saling mencintai mengambil keputusan untuk menjadi suami-istri dalam segala keadaan sungguh sangat menyenangkan. Namun, tanpa disadari, terkadang muncul pemikiran atau perasaan takut saat salah satu dari teman atau mungkin bahkan sahabat kita masuk ke dalam fase yang baru.

Ketakutan yang muncul adalah waktu yang dimiliki bersama dengan kita tidak akan pernah sama lagi seperti ketika dirinya masih lajang. Fokusnya pasti akan lebih banyak kepada istri dan anak-anak yang hadir di dalam keluarga mereka kelak. Berjalan waktu, kita menilai bahwa ia akan berubah menjadi teman yang “tidak asyik” lagi. Jarak yang ada membuat kita pun menjadi kesal dan marah.

Pertama yang harus dimengerti adalah ketika seseorang sudah masuk ke dalam pernikahan maka semuanya akan berubah. Memang tidak semuanya, tetapi apa yang menjadi fokus dari orang tersebut setidaknya akan menjadi berubah. Pasangan adalah prioritasnya, bukan yang lain.

Hal yang kedua adalah status barunya tidak akan membuatnya jadi total lupa dengan dirimu. Semenjak hubungan pertemanan itu terbangun, sampai kapan pun, diri kita akan menjadi bagiannya.

Kalau pun perilakunya benar-benar berubah kepadamu, yang kamu harus lakukan adalah seperti apa yang dituliskan oleh Alkitab,

“Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Matius 22:37-39)

Jangan menjadi pesimis terhadap orang yang menikah. Kamu tetap bisa memiliki relasi yang kuat dengan temanmu tersebut. Tetap tunjukkan kasih dan lakukan hal-hal yang membangun sebagai satu komunitas. Kamu akan melihat bahwa meski statusnya berubah, tetapi ia adalah teman yang menyenangkan.

Sumber : boundless.org

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Deo Saputra 19 September 2017 - 06:21:01

Makna dari memahami kompetisi dalam kebaikan

0 Answer

Ve Sien 17 September 2017 - 14:32:17

Cara agar semangat belajar dan berkarya untuk kemu.. more..

2 Answer

Ina 17 September 2017 - 01:29:52

kapan saya bertemu jodoh

2 Answer


Daniel Sadana 17 September 2017 - 18:48:33
Shaloom, mohon bantu doa, aga rkeadaan ekonomi kam... more..

Johanes Sutanto 17 September 2017 - 17:12:06
Hallo, saya Mau request untuk pekerjaan. Bantu DO... more..

blandina siahaan 17 September 2017 - 00:10:33
Syalom, tolong bantuan doanya ya, agar ekonomi kel... more..

Yakub Ndolu 16 September 2017 - 21:14:02
Tolong dukung doa utk pernikahan kami, yg rencanya... more..

Banner Mitra Week  3


7301

advertise with us