Share this article :

Mau Pilih Rekan Bisnis? Pastikan Kamu Mempertimbangkan Hal Ini, Kalau Ngga Nanti Nyesel

 Thu March 23rd, 2017
 634

Artikel ini ditulis oleh :

Puji Astuti

Official Writer
 

Mau Pilih Rekan Bisnis? Pastikan Kamu Mempertimbangkan Hal Ini, Kalau Ngga Nanti Nyesel Sumber : Pexel.com

Kata orang memilih rekan bisnis itu seperti memilih pasangan hidup, kalau kamu memilih rekan yang benar maka bisnismu bisa hebat, tapi kalau memilih rekan yang buruk bisa menghancurkan bisnismu. 

Beberapa masukan berikut wajib kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membangun rekanan dengan seseorang, kalau ngga kamu nanti bisa menyesal. Apa saja itu?

1# Percaya pada nalurimu, dan buatlah perjanjian tertulis

Menurut Jack Canfield, CEO dari The Canfield Training Group, syarat untuk menjadi rekan bisnis minimal ada dua: pertama, kamu harus suka dan percaya orang tersebut. Kedua, kedua pihak harus sama-sama berkontribusi. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa ia percaya pada nalurinya. Jika ia merasa sesuatu kurang pas, dia tidak akan menindaklanjutinya. 

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam membangun rekanan bisnis adalah kedua pihak tidak membuat kesepakatan yang jelas akan peran masing-masing pihak, batasan, kompensasi dan juga cara jika salah satu memutuskan untuk keluar, lalu menuangkannya menjadi sebuah perjanjian tertulis. Biasanya orang memiliki pengertian dan mengartikan sesuatu  menurut pandangan sendiri jika mereka tidak memiliki kesepakatan bersama yang dituangkan dalam bentuk kontrak. 

2# Kenal calon rekanmu minimal satu tahun

Ini idealnya, minimal kamu kenal orang itu secara pribadi selama satu tahun. Ini seperti orang pacaran sebelum memutuskan untuk menikah. Rekanan bisnis itu seperti pernikahan. Jadi kamu istilahnya perlu mengenal lebih dalam calon rekan bisnismu. Belajarlah untuk membaca kepribadian orang dan juga mengenal latar belakang, cara dia bekerja serta karakternya. 

Kamu bisa membuat beberapa proyek bareng dalam skala kecil untuk menjajaki, dan jika proyek tidak jalan atau gagal, kamu bisa move on. Ngga perlu kecewa atau sakit hati, namanya juga masih penjajakan. 

3. Boleh itung-itungan, tapi jangan lupa untuk having fun

Itung-itungan dalam memilih rekan bisnis itu harus, namanya juga usaha, kan cari untung. Tapi klo itung-itungannya, satu tambah satu sama dengan dua, berarti rekanan itu belum benar atau belum berhasil. Rekanan yang baik itu satu tambah satu sama dengan tiga, atau lima atau bahkan sepuluh. Sebab dengan membangun rekanan kamu melakukan sinergi dan hasilnya harusnya berlipatganda. 

Pastikan calon rekan bisnis kamu lebih baik dari kamu dalam beberapa sisi. Jangan biarkan ego atau ketakutanmu membatasimu untuk menjalin rekanan. Jangan merasa terancam dengan calon rekan bisnismu, baik karena keahliannya atau juga karena visinya. 

Terakhir, jangan lupa untuk having fun. Akan banyak kesulitan dan kerja keras ke depan, tapi jangan lupa untuk merayakan hal-hal kecil pencapaian bersamamu. Jika kamu tidak bisa menemukan kesenangan dalam kerja sama itu, maka rekanan tersebut tidak akan bertahan lama. 

4# Pastikan calon rekanmu dan dirimu sepakat dalam dua hal ini

Jadi sebelum melangkah lebih jauh dalam menandatangani kesepakatan, pastikan kalian sama-sama menyepakati dua hal ini: 

Pertama, adalah memiliki nilai-nilai yang sama. Jika tidak memiliki nilai-nilai yang sama, akan sulit untuk membangun kepercayaan dan saling pengertian. Hal ini akan membuat kerjasama menjadi sesuatu yang sulit.

Kedua, menanggung bersama beban usaha. Pastikan kalian memulai di awal yang sama, berbagi beban usaha. Sama-sama menentukan harapan dan pencapaian ke depan, dan apa yang menjadi komitmen bersama. Miliki keterbukaan, dan jangan takut untuk mengakui apa yang menjadi ketakutan dan kekuatiran satu sama lain dan juga keinginan yang ingin dicapai melalui rekanan yang akan dibuat. Hal ini akan membuat hubungan bisnis akan menjadi lebih sehat. 

5# Jangan takut untuk memutuskan rekanan

Jika hubungan tidak berhasil dalam bisnis, jangan takut untuk keluar. Itu sebabnya pastikan ada kesepatan di awal ada klausul tentang pemutusan kerjasama. Jika kamu berusaha keras untuk mempertahankan hubungan kerjasama yang tidak cocok, itu hanya akan menguras tenaga dan pada akhirnya berdampak negatif pada dirimu dan juga usahamu. 

Nah, apakah kamu sudah memiliki gambaran langkah-langkah apa saja untuk memulai membangun rekanan bisnis? Mungkin dia adalah sahabatmu, saudaramu atau rekan kerjamu. Pastikan untuk memikirkan baik-baik sebelum mengambil langkah. Selamat mencoba dan sukses untuk kamu..

Sumber : Entrepreneur.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Andry Randa 22 June 2017 - 18:41:49
Terpuji namamu ya Alllah atas segala penyertaan hi... more..

Harvey Jeremy 22 June 2017 - 00:20:39
Salam sejahtera untuk saudara semua, kiranya Tuhan... more..

Bryan inzaghi 16 June 2017 - 20:43:01
Sekarang aku ingin mendaftar ke sekolah negri yg k... more..

Cindy 15 June 2017 - 18:47:03
Salam sejahtera, sy Cindy, menikah dgn pria kebang... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Penangkal Rasa Takut
Penangkal Rasa Takut
Pernahkah Anda mengalami situasi ini? Ketika Anda sedang melihat isi dompet atau rekening tabungan A...