Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
2288


Ribuan pengaduan tindakan pedofil dilayangkan kepada Gereja Aglikan Australia. Pengaduan ini berisi tuduhan keterlibatan sebanyak 569 tokoh gereja dan 247 pendeta dalam tindakan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi selama periode 1980-2015.

Kepala Gereja Anglikan Australia mengungkapkan kesedihan dan rasa malu setelah laporan itu dilayangkan pada Jumat, 16 Maret 2017. Pihak gereja juga diduga sudah terlibat untuk membungkam korban demi menjaga reputasinya. “Anglikan benar-benar syok dan kecewa dengan lingkup kegegalan kita menangani kekerasan seksual pada anak di dalam gereja,” ucap Uskup Agung Melbourne, Philip Freier.

“Saya ingin mengungkapkan rasa pribadi saya, rasa malu dan kesedihan atas suara korban yang sering dibungkam. Sedangkan kepentingan gereja jelas ditempatkan sebagai yang utama,” lanjutnya.

Sementara Sekretaris Jenderal Sinode Umum Gereja, Anne Hywood mengatakan bagaimana mereka mendengarkan cerita dari penderitaan yang dialami sebanyak 4000-an korban. Pelecehan seksual yang dialami para korban bahkan telah membuat mereka menderita dan hidup dalam penyesalan seumur hidup.

“Kami melihat di wajah mereka dan mendengar suara penderitaan mereka tidak hanya rasa sakit dari penyelahgunaan sebagai seorang anak, tapi kerusakan lebih lanjut yang ditimbulkan ketika mereka dewasa, mencari keadilan dan kenyamanan dan kami mendorong mereka untuk lepas,” ucap Anne.

Sementara seperti diketahui, Gereja Anglikan sudah membayar sebanyak 31 juta dolar Australia kepada 459 pihak yang mengajukan gugatan. Tapi Anne kembali menilai bahwa bayaran atas rasa bersalah gereja terhadap tindakan kejahatan itu tidak semata-mata tidak akan mencegah pelecehan seksual yang berikutnya.

“Ini memberi tahu kita bahwa proses apa pun yang kita jalankan tidak mencegah pelaku kejahatan seksual beraksi di gereja kita, sebagai pendeta dan tokoh awam, dalam peran yang paling kita percaya untuk anak-anak kita, sebagai guru dan pekerja muda,” jelas Anne.

Secara pribadi, Anne pun menyampaikan kekecewaannya karena gereja bahkan masih belum mampu mengatasi kasus yang berulang-ulang terjadi di lingkungan gereja ini. “Kami sangat malu dalam banyak hal karena mengecewakan korban, baik dalam hal kita bertindak dan bagaimana kita gagal bertindak,” tandasnya.

Sumber : Antaranews.com/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Santi Rahayu 23 February 2018 - 06:37:57

dok sy mw tanya sudah 2 bulan ni menstruasi sy cum.. more..

0 Answer

Arvan Wijaya 22 February 2018 - 17:31:52

JC chanel

0 Answer

Janter manik 22 February 2018 - 16:55:18

Harapan dan masa depan

0 Answer


Lin Fei Ping 22 February 2018 - 16:35:26
Shalom,saya Lin Fei Ping,mohon doa supaya dibantu ... more..

Lilyana Olivia 22 February 2018 - 07:44:10
Shaloom... Sejak melahirkan anak, kehidupan persek... more..

Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Banner Mitra Week  3


7379

advertise with us