Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
2015


Dalam segala hal apapun, mendeteksi lebih dini adalah lebih baik daripada mengatasi. Kamu tidak akan pernah tahu seberapa besar dampak buruk yang diakibatkan oleh hal-hal yang dapat menghancurkan kehidupanmu.

Di dalam pernikahan, kita sejujurnya bisa melihat apa-apa saja yang bisa merusak rumah tangga. Beberapa mungkin kamu sudah menyadarinya, tetapi kamu justru mengabaikan begitu saja. Tidak perlu panjang lebar lagi, berikut adalah hal-hal yang dimaksud.

1. Mengkritik pasangan.

Ada perbedaan antara berbagi perasaan kepada orang lain dengan mendatangi seseorang dengan semangat untuk mengkritik. Menurut Eric Gayer, Pastor Eksekutif di Gereja Lifegate, Omaha, perbedaan antara keduanya adalah pada motivasi.

“Kritik cenderung didasari atas harga diri,” ujar Gayer. Harga diri yang tidak terkendali menuju kepada egoistik dan isolasi diri. Sementara, keintiman, bergantung kepada kerendahan hati.

2. Berfokus kepada Kebutuhan Diri Sendiri daripada Pasangan

Sesuatu yang wajar, ketika kita melihat apa yang terjadi dari sudut pandang kita. Masalahnya, ketika kamu dan pasangan sama-sama melihat pemenuhan kebutuhan dari sudut pandang masing-masing maka hal itu akan bermuara kepada perbedaan yang tanpa ada ujungnya.

Namun Tuhan memanggil kita untuk rela berkorban, seperti yang Ia lakukan kepada kita.

3. Menempatkan Anak di Atas Pasangan

Anak adalah anugerah Tuhan yang luar biasa. Kita perlu bersyukur dan menjaganya dengan baik. Hanya saja ketika kita justru menempatkannya di posisi yang salah maka itu akan membahayakan pernikahan.

Suami dan istri adalah dua orang yang tidak bisa saling terpisahkan. Bukan hanya sebagai orangtua, tetapi dikatakan oleh Alkitab bahwa istri adalah teman pewaris dari kasih karunia yakni kehidupan (1 Petrus 3:7). Jika hierarki ini ditukar-tukar maka kita sedang membuat rumah tangga kita di ujung tanduk.

4. Menjaga Persahabatan yang Membahayakan

Bersosialisasi adalah baik dan sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh suami maupun istri. Namun, masing-masing pihak perlu menyadari apakah persahabatan atau pertemanan yang kita bangun baik itu yang dibangun sejak lama maupun baru berbahaya untuk kehidupan pernikahan kita.

Ingat, tidak ada satu pun orang – suami-istri – yang benar-benar bisa anti terhadap perselingkuhan. Sebab, sedikit saja kamu membuka kesempatan, akibatnya sangatlah fatal.

 

Pernikahan adalah tanggungjawab kedua belah pihak. Jika, itu harus berjalan satu belah pihak dan yang mempertahankannya adalah kamu, tetaplah pegang tanggungjawab dari Tuhan tersebut.

Sumber : crosswalk.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Stefanus Sapta 16 January 2018 - 14:05:40

pengaruh negatif sosial media terhadap hubungan su.. more..

0 Answer

Bennett 15 January 2018 - 18:41:53

Hitunglah energi potensial benda 10kg pada ketingg.. more..

0 Answer

Yasin al farisi 15 January 2018 - 17:20:39

Dua buah gaya dikatakan seimbang bila

0 Answer


Eliseo hizkia 9 January 2018 - 20:09:12
Saya Pribadi sudah merasa begitu lelah menghadapi ... more..

Desy Natalia Putri Lumbanbatu 6 January 2018 - 23:09:26
Sebenarnya saya sudah diujung keputusasaan.. Buka... more..

Agus Hermawan 5 January 2018 - 11:47:42
Saya sudah jenuh menjalani hidup yg begini terus, ... more..

susy christina 30 December 2017 - 16:14:31
Saya LDR bertahun tahun dengan suami, kami sudah p... more..

Banner Mitra Week 2


7357

advertise with us