Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
1618


Mahkamah Agung Amerika Serikat di Washington D.C memutuskan pada Kamis (16/2/2017) bahwa nenek bernama Barronelle Stutzman telah melanggar hukum negara bagian karena menolak membuat karangan bunga untuk pernikahan pasangan gay (homoseksual).

Stutzman, pemilik Arleneā€™s Flowers di Richland, Washington, digugat pada 2013 oleh Rob Ingersoll dan Curt Freed, yang didukung oleh American Civil Liberties Union (ACLU), setelah dia mengatakan kepada mereka bahwa dia tidak akan melayani untuk upacara pernikahan mereka.

Pada 2015, Mahkamah Agung Benton County memutuskan bahwa Stutzman melanggar perlindungan non-diskriminasi negara atas dasar orientasi seksual. Dia didenda $ 1.001 dan bertanggung jawab untuk membayar ribuan dollar amerika serikat sebagai pengganti biaya hukum yang dikeluarkan oleh pasangan gay Ingersol dan Freed.

Menimbang bahwa Stutzman sebenarnya melayani Ingersol selama sekitar satu dekade dan hanya berkeberatan untuk membuat karangan bunga bagi pernikahan homoseksualnya, Stutzman, dengan bantuan biro hukum Aliansi Membela Kebebasan (Alliance Defending Freedom), menyatakan banding atas putusan pengadilan tinggi negara.

Terkait vonis yang diterima oleh nenek Kristen dari 23 cucu itu, penasihat ADF Kristen Waggoner menyatakan bahwa pemerintah dan ACLU telah menempatkan Stutzman ke dalam situasi yang begitu sulit.

"Bangsa kita memiliki sejarah panjang melindungi hak untuk berbeda pendapat, tetapi hanya karena Barronelle tidak setuju dengan negara tentang pernikahan, pemerintah dan ACLU telah merisikokan semua miliknya," ujar Waggoner. "Ini termasuk bukan hanya bisnis, tetapi juga tabungan keluarga, dana pensiun, dan rumahnya. Tidak mengherankan karena ini, begitu banyak orang yang meminta Presiden [Donald] Trump untuk menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk melindungi kebebasan beragama kita. Karena kebebasan itu jelas berisiko bagi Barronelle dan begitu banyak orang Amerika lainnya," ungkap Waggoner.

Stutzman bukanlah satu-satunya vendor pernikahan Kristen yang dihukum karena menolak untuk bekerja untuk pernikahan sesama jenis/ homoseksual. Di Oregon, beberapa orang Kristen yang memiliki sebuah toko roti didenda $ 135.000 oleh Biro Tenaga Kerja dan Industri pada 2015 karena menolak untuk membuat kue.

Sumber : christianpost.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fall Rori 17 January 2018 - 19:48:30

Pengertian roh kudus

0 Answer

Stefanus Sapta 16 January 2018 - 14:05:40

pengaruh negatif sosial media terhadap hubungan su.. more..

1 Answer

Samu Samu 14 January 2018 - 21:22:13

Selain berusaha secara badaniyah atau lahiriyah, k.. more..

0 Answer


irene gunawan 18 January 2018 - 01:23:40
Mohon bantuan doanya.. Dulu saya pernah mengalami... more..

Eliseo hizkia 9 January 2018 - 20:09:12
Saya Pribadi sudah merasa begitu lelah menghadapi ... more..

Desy Natalia Putri Lumbanbatu 6 January 2018 - 23:09:26
Sebenarnya saya sudah diujung keputusasaan.. Buka... more..

Agus Hermawan 5 January 2018 - 11:47:42
Saya sudah jenuh menjalani hidup yg begini terus, ... more..

Banner Mitra Week 2


7359

advertise with us