Share this article :

Gadis yang Tertinggal

 Fri January 6th, 2017
 651

Artikel ini ditulis oleh :

daniel.tanamal

Official Writer
 

Gadis yang Tertinggal Sumber : Jawaban.com


Kisah 'Lima Gadis Yang Bodoh' dalam kitab injil layak menjadi sumber hikmat bagi kita semua. Sepintas terdengar seperti cerita yang lumrah, tidak banyak pembelajaran yang bisa kita timba. Namun jika kita melihat konteksnya, seharusnya mata kita terbuka betapa penting hidup berjaga jaga.

Kata 'bodoh' yang dipakai adalah 'moros' yang artinya lebih dekat dengan masalah moral daripada kecerdasan. Kata yang sama pernah digunakan oleh Yesus untuk mengkritik para rohaniawan Yahudi pada jamannya. "Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?"

Gagal paham atau Lack of knowledge adalah sumber segala kegagalan dan ketidakbahagiaan. Jika para gadis mengetahui bahwa tradisi menjemput mempelai itu melibatkan "penantian tanpa kepastian", maka sudah seharusnya mereka menyiapkan 'reserve' atau memiliki minyak cadangan. Pakai perhitungan yang matang, minimal pakai perkiraan. Hidup ini menyimpan banyak ketidakpastian, itulah sebabnya berjaga-jaga tidak ada ruginya.

Inilah hikmat yang bisa kita petik, 'dalam penantian dan ketidakpastian lakukanlah apa yang Anda tahu sambil berjaga-jaga'.

Gagal dalam membuat persiapan bisa berakibat penyesalan sepanjang sisa hidup. Itulah yang dialami oleh kelima gadis itu. Mereka ditolak masuk rumah pesta pernikahan. "Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Sukses adalah persiapan bertemu dengan kesempatan. Mereka yang selalu siap sedia, akan menjadi yang pertama menjemput kesempatan yang tersedia. Kebenaran ini bisa kita aplikasikan dalam setiap aspek kehidupan.

Kebodohan membuat manusia gagal paham. Malas belajar membuat manusia 'ignorant', cuek dengan keadaan, tidak tanggap dengan kenyataan dan tidak bisa membaca tanda tanda jaman. Itulah yang terjadi dengan kelima gadis yang tertinggal. Itulah sebabnya ketertinggalan sangat erat hubungannya dengan kebodohan.


Renungan Oleh:
Pendeta Paulus Wiratno




Sumber : Disunting seperlunya tanpa mengurangi atau menambah maksud penulisan, editing oleh Daniel Tanamal - Jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
SUZY RATNANINGRUM 29 April 2017 - 01:20:07
Bapa di surga saya tolonglah saya pulihkan keuanga... more..

Kartilah 27 April 2017 - 15:53:46
Mohon bantuan doanya supaya saya bisa segera menda... more..

William Gosal 25 April 2017 - 15:28:00
Tolong doakan saya agar terbebas dari ikatan porno... more..

Yovita Anum Prihantari 19 April 2017 - 11:27:34
Kami berdoa untuk kesembuhan anak kami, Patrick 10... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Stres Kuliah, Pria Ini Memilih Curhat Dibanding Bunuh Diri
Stres Kuliah, Pria Ini Memilih Curhat Dibanding Bunuh Diri
Pada tahun 2014, data Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan 130 kasus mahasiswa (fulltime stu...