Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

daniel.tanamal

Official Writer
1482



Kisah 'Lima Gadis Yang Bodoh' dalam kitab injil layak menjadi sumber hikmat bagi kita semua. Sepintas terdengar seperti cerita yang lumrah, tidak banyak pembelajaran yang bisa kita timba. Namun jika kita melihat konteksnya, seharusnya mata kita terbuka betapa penting hidup berjaga jaga.

Kata 'bodoh' yang dipakai adalah 'moros' yang artinya lebih dekat dengan masalah moral daripada kecerdasan. Kata yang sama pernah digunakan oleh Yesus untuk mengkritik para rohaniawan Yahudi pada jamannya. "Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?"

Gagal paham atau Lack of knowledge adalah sumber segala kegagalan dan ketidakbahagiaan. Jika para gadis mengetahui bahwa tradisi menjemput mempelai itu melibatkan "penantian tanpa kepastian", maka sudah seharusnya mereka menyiapkan 'reserve' atau memiliki minyak cadangan. Pakai perhitungan yang matang, minimal pakai perkiraan. Hidup ini menyimpan banyak ketidakpastian, itulah sebabnya berjaga-jaga tidak ada ruginya.

Inilah hikmat yang bisa kita petik, 'dalam penantian dan ketidakpastian lakukanlah apa yang Anda tahu sambil berjaga-jaga'.

Gagal dalam membuat persiapan bisa berakibat penyesalan sepanjang sisa hidup. Itulah yang dialami oleh kelima gadis itu. Mereka ditolak masuk rumah pesta pernikahan. "Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Sukses adalah persiapan bertemu dengan kesempatan. Mereka yang selalu siap sedia, akan menjadi yang pertama menjemput kesempatan yang tersedia. Kebenaran ini bisa kita aplikasikan dalam setiap aspek kehidupan.

Kebodohan membuat manusia gagal paham. Malas belajar membuat manusia 'ignorant', cuek dengan keadaan, tidak tanggap dengan kenyataan dan tidak bisa membaca tanda tanda jaman. Itulah yang terjadi dengan kelima gadis yang tertinggal. Itulah sebabnya ketertinggalan sangat erat hubungannya dengan kebodohan.


Renungan Oleh:
Pendeta Paulus Wiratno




Sumber : Disunting seperlunya tanpa mengurangi atau menambah maksud penulisan, editing oleh Daniel Tanamal - Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Heri Sinuhaji 19 April 2018 - 22:18:43

Adam dan hawa

0 Answer

Barda Simatupang 10 April 2018 - 22:15:21

Korban bakaran

1 Answer

Maria Francisca 9 April 2018 - 21:46:27

Syallom, saya ingin share dan semoga berkenan di r.. more..

1 Answer


Inge 16 April 2018 - 05:47:54
Mohon didoakan untuk suami yang saat ini sedang di... more..

Dinar 12 April 2018 - 20:25:22
Mohon didoakan agar dimudahkan, di bukakan segala ... more..

Hendri Setiawan 10 April 2018 - 10:00:53
Saya sedang kesulitan masalah keuangan untuk memba... more..

sendy 17 March 2018 - 23:43:45
Nama saya Sendy, saya adalah seorang Kristen Katho... more..

Banner Mitra Week  3


7415

advertise with us