Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1354


Momen Tahun Baru yang membahagiakan bisa jadi kacau balau karena perdebatan antar keluarga atau pasangan di meja makan? Ya, ada kalanya konflik tak bisa dihindari ketika salah satu anggota keluarga mulai mengungkit persoalan masa lalu atau rasa ingin tahu akan sesuatu yang sedikit sensitif untuk dibicarakan. Sementara kelelahan selama persiapan Tahun Baru juga sangat berpotensi membuat emosi pasangan tidak stabil. Akibatnya pasangan mudah tersinggung atau melontarkan ucapan yang sedikit kasar dan keras.

Kesalahan dalam berkomunikasi menjadi salah satu penyebab perdebatan sengitdi meja makan. Jika kesalahan itu juga diresponi dengan reaksi yang salah, maka konflik akan semakin membesar. Ketika semua orang mencoba untuk membela diri, biasanya mereka akan menyertakan suara-suara keras, emosional, menyalahkan dan keras kepala.

Nah, untuk menghindari reaksi yang salah ini, dibutuhkan perspektif dan kepribadian yang sabar dan mau mendengarkan. “Jangan takut untuk membagi kondisimu, tetapi lakukan hal itu dengan cara yang terhormat dan penuh kasih. Cobalah mencerminkan hal itu sebagai momen kebersamaan dan musim liburan. Pekalah terhadap orang lain yang mungkin sedang mengalami emosi yang buruk dan cobalah untuk tidak memancing reaksi mereka,” ucap Nathan Hardy, seorang asisten profesor tentang terapi pernikahan dan keluarga di OSU.

Nathan menyarankan, jika pasangan atau anggota keluarga lain mulai memancing percakapan yang menimbulkan perdebatan, akan lebih baik menanggapinya dengan jawaban yang tepat. “Katakan saja ‘Ini adalah percakapan yang baik, tapi mungkin akan lebih baik untuk tidak membahasnya’,” ucap Hardy.

Perdebatan tidak akan menjadi perusak momen Tahun Baru keluarga apabila hal itu bisa segera dikontrol. Jangan menjadi orang yang kemudian ngotot dengan pemikiran sendiri, yang justru hanya akan memperkeruh situasi.

Dalam usaha memperbaiki keretakan apapun, bertoleransilah dengan perbedaan dan terbukalah dengan cara pandang atau pendapat orang lain. Jangan terlalu menganggap serius argumen atau reaksi mereka.

Seorang spesialis terapi pernikahan dan keluarga dari Oklahoma, Matt Brosi mengatakan strategi ini adalah cara terbaik untuk bisa mengajarkan setiap anggota keluarga untuk mau mendengar dan mampu menahan diri menanggapi perdebatan yang terjadi, khususnya saat setiap orang hendak menikmati kebersamaan Tahun Baru di meja makan.

“Ini adalah salah satu cara untuk belajar bagaimana menjadi lebih menghormati orang lain yang berbeda dari kita,” ucap Brosi.

Semua orang tentu saja ingin merasakan kebahagiaan dan sukacita saat merayakan Tahun Baru. Karena itu, penting buat kamu yang sudah menikah untuk belajar menjadi pengontrol situasi.

Sumber : Examiner-enterprise.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Arianto 21 February 2018 - 17:41:18

mohon doa pemulihan ekonomi, terbebas dari hutang .. more..

0 Answer

HISTORIKA.H RIKA 21 February 2018 - 16:31:15

Shalom saudara2 nama saya Rika, sy sdh single pare.. more..

0 Answer

Gilang 21 February 2018 - 16:09:35

Mohon doa supaya di beri kelancaran dalam usaha da.. more..

0 Answer


Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Surya 20 February 2018 - 19:07:58
Kekasih saya meninggal, padahal dia masih keinggin... more..

ayunda priskila 20 February 2018 - 00:06:08
Kakak kakak terkasih. Mohon doanya untuk saya dan ... more..

Banner Mitra Week  3


7377

advertise with us