Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
3288


Ada sebuah kisah mengenai seorang pria yang tersesat di padang gurun. Ia merasa sangat kehausan dan ingin minum. Akhirnya ia sampai di sebuah pondok tua, yang tidak punya jendela dan atap. Ia melihat-lihat ke sekeliling pondok itu dan menemukan sebuah tempat di mana ia dapat berteduh dari teriknya matahari padang gurun.

Lalu ia melihat sebuah pompa air setinggi 15 kaki yang sudah tua dan karatan. Dengan terhuyung-huyung ia menghampiri pompa tersebut, meraih pegangan pompa dan mulai memompa. Tetapi tidak ada setetes air pun yang keluar. Pria itu merasa kecewa.

Tetapi kemudian, ia melihat sebuah kendi air yang tergeletak di dekat pompa itu, dengan sebuah pesan tertulis di sampingnya. Pesan itu berbunyi, “Anda harus memompa pompa ini dengan menggunakan air di kendi ini, kawan. Catatan: jangan lupa untuk mengisi kendi ini lagi sebelum Anda pergi.”

Si pria mencabut sumbat di kendi tersebut, dan benar, kendi itu hampir terisi penuh dengan air. Tiba-tiba, ia dihadapkan pada sebuah keputusan. Jika ia minum air di dalam kendi itu, ia pasti dapat bertahan hidup. Jika ia menuangkan semua air di kendi itu untuk memompa pompa air yang ada, mungkin saja ia akan mendapatkan air yang sejuk dan segar dari dasar sumur, semua air yang ia butuhkan.

Ia menimbang-nimbang kemungkinan dari 2 pilihan yang ada. Apa yang harus ia lakukan? Menuangkan semua air tersebut ke dalam pompa tua dan mendapatkan air yang sejuk dan dingin. Atau minum air yang ada di dalam kendi tersebut dan mengacuhkan pesan yang tertulis di sana? Apakah ia harus menyia-nyiakan air di kendi itu untuk sebuah pesan yang entah kapan ditulis oleh si pemberi pesan?

Dengan enggan, ia menuangkan semua air di kendi tersebut ke dalam pompa dan mulai memompa. Tidak ada setetes air pun yang keluar! Ia mulai memompa kembali. Air mulai menetes dari pompa itu, dan kemudian menjadi aliran yang kecil sampai akhirnya air itu mulai memancar keluar! Dengan bersemangat, ia mengisi kendi air itu dan mulai meminumnya. Ia mengisi kendi itu sekali lagi dan kembali meminum isinya yang sangat menyejukkan.

Akhirnya ia kembali mengisi kendi tersebut untuk pengembara berikutnya. Ia mengisinya sampai penuh, menutupnya dengan sumbat dan menambahkan sedikit pesan di catatan yang ada: “Percaya pada saya, ini benar-benar bekerja. Anda harus menuangkan semua air ini sebelum Anda mendapatkan sesuatu kembali.”

Sebagai orang-orang yang hidup dalam iman, kita seringkali memerlukan pengorbanan atas iman yang kita percaya untuk mendapatkan jawaban doa. Apakah kita bersedia untuk mengambil langkah dalam iman yang merupakan suatu pengorbanan bagi kita? Percayalah bahwa Tuhan akan memperhitungkan setiap iman dan pengorbanan yang kita lakukan untuk mencapai rencana-Nya.

Sumber : Renungan dari Charles R Swindoll

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

inra rindi 24 May 2018 - 14:30:22

Kepercayaan

0 Answer

Helenabrookenangel 24 May 2018 - 05:46:17

Masalah di link komentar FB?by:M:IT$05*[email protected],,

1 Answer

Helenabrookenangel 24 May 2018 - 05:44:21

Masalah di Messenger

0 Answer


Deonita Putri Jurdjo 16 May 2018 - 14:34:33
Shalom, saya Deonita. saya mohon doa untuk kelanca... more..

christina wijaya 7 May 2018 - 08:10:28
mohon doanya agar pernikahan saya dan suami dipuli... more..

Inge 26 April 2018 - 23:32:57
Mohon doa untuk suami saya, Yusuf, dengan luka bat... more..

Shirley herlin 26 April 2018 - 23:03:07
Mohon bantuan doa pembebasan dari Roh jahat, mohon... more..

Banner Mitra Week  3


7429

IMAGO