Share this article :

Kebaikan Pria Berkaos Biru Itu Buatku Menangis

 Tue November 8th, 2016
 655

Artikel ini ditulis oleh :

Lori Mora

Official Writer
 

Kebaikan Pria Berkaos Biru Itu Buatku Menangis Sumber : Orgspring.com

Saya dan putri saya baru saja tiba di sebuah supermarket di Twydall Gillingham, untuk membeli beberapa makanan ringan untuk dicicipi sembari menonton. Seperti biasa, putri saya akan membantu saya mendorong troli, menempatkan belanjaan kami di atas meja kasir, mengemasnya dalam tas dan menyerahkan kartu bank untuk membayarnya karena saya tidak bisa mencapai mesin kartu. Perjalanan berbelanja yang normal justru membuat perbedaan bagi kami hari itu!

Saat kami hendak pergi, tiba-tiba seorang pria muda berkaos biru dengan rambut coklat menghentikan langkah kami. Dia berbicara kepada putri saya dan bertanya apakah putri saya tidak keberatan jika dia membelikannya beberapa permen. Dengan senang hati, putri saya memilih permen manis, lalu dia pergi untuk membayar. Dia melihat permen lain yang dia pikir akan disukai oleh putri saya, lalu menanyakan saya apakah putri saya bisa memilikinya. Tak perlu diucapkan, sulit sekali menahan air mata yang mengalir deras di pipi saya atas kebaikan yang dia tunjukkan kepada kami berdua.

Saya dan putri saya mengucapkan terima kasih kepada pria itu. Namun, dengan ekspresi mengelak, dia mengatakan tak perlu berterima kasih lalu meninggalkan toko. “Jangan berterima kasih kepada saya. Jika dunia punya banyak orang-orang baik, dunia mungkin akan menjadi tempat yang lebih baik.” ucap pria tersebut.

Saya masih sangat tersentuh dengan kebaikan pria itu. Dia tidak hanya meluangkan waktu untuk berhenti dan melihat bagaimana cara putri saya yang masih berusia 7 tahun membantu saya, tetapi dia juga mengajarkan pelajaran yang sangat berharga. Jika anda berbuat baik kepada orang lain, maka orang lain juga akan berbuat baik kepada anda!

Putri kecil saya memang sudah banyak membantu saya karena saya hanya bisa duduk di kursi roda. Dia adalah batu karang saya dan tanpa dia saya bukan apa-apa. Dia membuat saya melewati masa-masa tergelap saya hanya dengan senyumannya. Dia menyinari seluruh dunia saya. Saya mencoba memberikan masa-masa kecil yang terbaik dan dia telah mendapatkannya, tetapi tetap saja dia berbeda dari teman-temannya. Putri saya hanya perlu semuanya dengan melangkah. Anak-anak yang merawat orang lain di usia muda adalah anak-anak luar biasa. Kami tidak bedanya melakukan aktivitas seperti orang normal lainnya, tetapi bagi putri saya itu adalah hari yang istimewa.

Saya ingin mengucapkan terima kasih, ucapan Anda benar. Jika saja ada lebih banyak orang baik seperti Anda di dunia ini maka dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik.

Dari saya dan putri saya.

Terima kasih

Sumber : Sami dari Sunnyskyz.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Deasy Suliestyorini 7 December 2016 - 17:48:29
Mohon bantuan doa untuk pekerjaan yg sdh lama saya... more..

Melpa Sinaga 29 November 2016 - 16:57:17
Shalom, saya melpa sinaga. saya baru tamat sekolah... more..

Naftalita Calista Putri 28 November 2016 - 19:33:37
Syalom , saya naftalita .. saya adalah seorang mah... more..

joshua 28 November 2016 - 09:49:48
Saya joshua..saya telah menikah selama 2 tahun. Na... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Bagaimana Mengenali Pekerjaan atau Usaha yang Anda Sukai?
Bagaimana Mengenali Pekerjaan atau Usaha yang Anda Sukai?
“Shalom, saya tidak tahu apa rencana Tuhan di dalam hidup saya. Usaha apapun selalu gagal. Sekaran...