Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
3617


Berwisata ke tempat-tempat sakral menjadi sebuah pengalaman yang akan sedikit berbeda disbanding dengan wisata ke tempat-tempat wisata biasa. Karena selain menawarkan pengalaman liburan, wisata religi juga membekaskan pembelajaran spiritual bagi masing-masing Anda. Selain bisa menyaksikan kebesaran Tuhan lewat sejumlah destinasi wisata yang dianggap sakral, Anda juga bisa belajar tentang toleransi antarumat beragama dengan rasa ingin tahu akan cara ibadah pemeluk agama lain.

Namun wisata religi tak semudah wisata yang biasanya Anda lakukan di tempat-tempat wisata umum. Ada beberapa hal yang patut Anda patuhi dan perhatikan saat hendak memasuki area wisata religi, seperti 4 hal berikut:

1. Berpakaian Sopan

Yang satu ini berlaku di setiap wisata religi karena bersifat sakral dan dijadikan sebagai tempat beribadah, maka para pengunjung pun diharapkan dapat menjaga kesopanan dan kesantunan, terutama dalam hal berbusana. Di Aceh misalnya, sejak peristiwa tsunami 2004 silam, kota ini menjadi destinasi wisata religi. Mereka yang mayoritas Muslim pun menetapkan peraturan agar para wisatawan yang datang sepatutnya berpakaian sopan dan tertutup. Atau seperti peraturan wisata religi di kuil-kuil bersejarah di Thailand, yang menganjurkan setiap pengunjung untuk memakai pakaian serba panjang. Di Borobudur, setiap wisatawan juga disarankan untuk memakai kain Batik yang telah disediakan oleh pengelola tempat wisata. Hal ini dinilai menjadi bentuk penghormatan kepada budaya setempat yang patut dilestarikan pula.

2. Hormati orang-orang yang sedang beribadah

Salah satu yang menjadi daya tarik sebuah wisata religi adalah suasana hikmat dan khusyuk para pengunjung saat menjalankan ibadah, baik doa maupun penyembahan. Nah, ketika Anda menyaksikan suasana khusyuk ini hormatilah mereka meskipun Anda berbeda keyakinan. Jangan mengambil foto-foto para pekerja ibadah jika peraturan itu benar-benar dilarang. Di Yerusalem, misalnya, wisatawan dilarang untuk mengabadikan potret para kaum Kristen Ortodoks di sana. Sebab mereka memang tak suka di foto. Mematuhi peraturan bahkan mencerminkan penghormatan Anda terhadap setiap orang yang tengah khusyuk beribadah.

3. Pelajari sejarah wisata religi terlebih dahulu

Berlibur ke tempat-tempat sakral keagamaan tak jauh berbeda dengan mengunjungi objek-objek wisata biasa. Akan menjadi lebih menarik ketika Anda mencoba menggali sejarah wisata religi yang Anda kunjungi. Sehingga ketika berada di sana, Anda hanya perlu membuktikan tentang hal-hal yang Anda telah ketahui tersebut. Belum lagi bila tempat sakral tersebut memiliki lokasi-lokasi bersejarah yang berkaitan erat dengan kehidupan keagamaan. Langkah ini akan membantu Anda untuk menggali sejarah sebuah tempat wisata secara mendalam dan membuat Anda lebih memahami budaya dan tata ibadah di sana.

4. Jaga kebersihan

Jangan samakan wisata religi dengan wisata di pantai atau alam terbuka lainnya. Sebagai wisatawan pecinta lingkungan dan paham tata tertib, Anda dianjurkan untuk menjaga kebersihan untuk menjaga keindahan dan keelokan sekitar wisata.

Sumber : Pegipegi.com/jawaban.com/ls

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

liviany 25 April 2018 - 19:29:52

bagaimana tahu bahwa alkitab benar

0 Answer

Hen Che 24 April 2018 - 15:36:37

Cara pengosongan diri seperti di Alkitab

0 Answer

Arale 24 April 2018 - 14:55:03

Saya menyukai seseorang

0 Answer


Inge 16 April 2018 - 05:47:54
Mohon didoakan untuk suami yang saat ini sedang di... more..

Dinar 12 April 2018 - 20:25:22
Mohon didoakan agar dimudahkan, di bukakan segala ... more..

Hendri Setiawan 10 April 2018 - 10:00:53
Saya sedang kesulitan masalah keuangan untuk memba... more..

sendy 17 March 2018 - 23:43:45
Nama saya Sendy, saya adalah seorang Kristen Katho... more..

Banner Mitra Week 4


7412

Imago