Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Theresia Karo Karo

Official Writer
2027


Setelah sekian lama menjalankan usaha Anda melihat ada peluang untuk mengembangkan bisnis. Namun selain keahlian, kreativitas, networking, dan motivasi, tidak bisa dipungkiri bahwa modal materi juga turut menyokong ekspansi usaha Anda.

Salah satu cara untuk mengatasi keterbatasan dana adalah dengan mengajukan pinjaman atau kredit. Namun sebelum melakukannya, berikut beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

1. Tentukan tujuan pinjaman
Benar bahwa uang ini akan digunakah untuk berbisnis, namun biasanya ada alasan baik dan buruk dibalik mengajukan pinjaman. Inilah yang menjadi acuan apakah Anda layak diberi pinjaman atau tidak.

Alasan baik misalnya menyangkut pembiayaan peralatan, pembelian properti, pengembangan perangkat lunak dalam jangka panjang, atau pengembangan produk dalam musim tertentu. Sedangkan alasan buruknya adalah meminjam untuk mengatasi kerugian dan semacamnya.

2. Besaran uang yang dibutuhkan
Pemberi pinjaman biasanya akan menilai besar kecilnya usaha Anda. Oleh sebab itu, jangan terkesan asal saat akan mengajukan jumlah pinjaman. Bila Anda mengajukan pinjaman besar yang tidak sebanding dengan nilai bisnis, maka peminjam nantinya akan mempertanyakan tujuan Anda meminjam.

Sebaiknya buat rencana anggaran yang didukung oleh proyeksi keuangan akan bisnis yang dilakukan. Contoh, memberikan laporan laba rugi atau laporan arus kas usaha Anda.

3. Kenali kemampuan kredit
Peminjam juga akan menilai kemampuan kredit Anda sebagai pemilik bisnis. Agar aman, sebaiknya dari awal ketahui harapan mereka sebagai peminjam. Dengan demikian Anda bisa mengukur jenis usaha dan jumlah pinjaman yang bisa diajukan.

4. Bandingkan pinjaman
Masing-masing pemberi pinjaman biasanya memiliki kriteria dan persyaratan yang berbeda pula. Selain itu, besaran bunga untuk pinjaman juga berbeda. Untuk mengetahui perbandingan ini, Anda bisa mencari informasi seputar bank-bank yang memiliki kredit usaha. Bisa lewat website atau bertemu langsung  dengan pihak yang bersangkutan.

5. Menyusun paket dokumen
Setelah Anda membandingkan kredit usaha dari beberapa bank, langkah selanjutnya adalah menyiapkan beberapa paket dokumen untuk pengajuan pinjaman. Biasanya berisi data pribadi sebagai pemilik bisnis dan rencana bisnis, laporan atau proyeksi keuangan, serta informasi keuangan pribadi.

6. Menunggu
Pengajuan kredit usaha tentu membutuhkan proses dan waktu. Oleh sebab itu, jangan terburu-buru untuk mendapatkan pinjaman setelah mengajukan. Sabarlah menunggu sambil tetap mengecek status Anda di lembaga peminjam.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Sumber : Readersdigest/Jawaban.com | Theresia Karo Karo

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Silvi Kirey 22 October 2017 - 04:55:26

Apakah saya bisa menikah dengan yang beda agama de.. more..

0 Answer

Basaria Sitohang 22 October 2017 - 01:40:48

bagaimana mengenal diri sendiri

0 Answer

RayaNP 21 October 2017 - 10:59:27

Tentukan unsur unsur intrinsik teks drama

0 Answer


evelina 19 October 2017 - 15:25:05
kiranya Tuhan Yesus berkenan membuka hati lelaki y... more..

ARI 19 October 2017 - 08:25:34
Dear Team Prayer, dukung saya dalam doa untuk sua... more..

Veronica Sitanggang 18 October 2017 - 21:15:29
Bantu dukungan doanya agar Tuhan memenangkan jiwa ... more..

Dessy Sitohang 16 October 2017 - 20:16:48
Saya mohon bantu doa nya agar saya diangkat jadi S... more..

Banner Mitra Week 4


7314

advertise with us