Share this article :

Demi Keamanan, Ibadah Minggu di Gereja Koptik Ditiadakan

 Sun August 25th, 2013
 1088

Serangan dan kekerasan terhadap gereja dan fasilitas umat Kristen Koptik di Mesir yang terjadi sejak pekan lalu membuat ibadah minggu untuk pertama kalinya dalam 1.600 tahun ditiadakan. Hal ini diambil demi keamanan bagi para jemaat dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pernyataan itu dikatakan oleh Pendeta Selwanes Lotfy dari Biara Perawan Maria dan Pendeta Ibram Monastery dari Degla, sebelah selatan Minya. "Kami tidak melakukan kebaktian di biara pada hari Minggu untuk pertama kalinya dalam 1.600 tahun," katanya dikutip Times of Israel, Rabu (21/8).

Umat Kristen Koptik yang merupakan kelompok minoritas Kristen asli terbesar di Timur Tengah dan Afrika Utara, hanya memiliki jumlah sepuluh persen dari 90 juta populasi warga Mesir. Mereka menjadi lebih aktif di ranah politik sejak mantan Presiden Husni Mubarak digulingkan, dan berusaha untuk memastikan bahwa mereka mendapat perlakuan yang adil di Negeri Sungai Nil itu.

Serangan dan pembakaran terhadap gereja-gereja dan fasilitas Kristen Koptik yang terjadi sejak tragedi Rabu berdarah pekan lalu saat ini masih membuat jemaat trauma dan tidak berani keluar dari rumah. Meskipun begitu mereka sama sekali tidak tertarik untuk melakukan pembalasan, justru bersumpah untuk terus melakukan ibadah dengan lebih baik lagi.

 

 


Sumber : Merdeka.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :