Share this article :

Bahaya Menonton Video Porno Bagi Kesehatan Otak

 Wed August 21st, 2013
 6886

Bagi manusia, otak adalah organ yang sangat vital. Jika ada sedikit bagian saja yang terganggu maka sudah pasti seluruh tubuh akan ikut terganggu juga.

Banyak faktor yang membuat otak seseorang jadi kurang sehat. Kebiasaan menonton video porno merupakan salah satu penyebabnya.

Menurut ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD, adiksi (kecanduan) ini mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil.

"Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neorotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya," ucap Hilton yang datang ke Jakarta beberapa waktu silam.

Diakui Hilton, kondisi tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku.

"Dan kerusakan otak akibat kecanduan pornografi adalah yang paling berat, lebih berat dari kecanduan kokain," tuturnya.

Senada dengan Hilton, pakar psikologi dari yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risma mengatakan kecanduan pada pornografi merusak bagian otak prefrontal conteks.

"Rusaknya otak prefrontal conteks, akan membuat perasaan kita selalu kacau, makanya kita akan selalu ketergantungan untuk melihat film porno. "Saat melihat film porno, sistim limbik kita akan bekerja, sehingga keluarlah dufamin atau hormon kenikmatan,"ungkap Elly.

Begitu sampai pada ambang batas, pungkasnya, hormon kenikmatan itu pun tidak akan bisa keluar lagi.


Baca juga :

Jenna Presley, dari Bintang Porno menjadi Pengikut Yesus

Yang Muda Yang Menginspirasi

Iman  

Thread Forum JC : Bohong Dengan Teman Chatting  

Pengadilan Menangkan Gugatan Leonard Limato Atas Abraham Alex

Sumber : aliongz.wordpress.com, tribunnews.com / bm

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :