Share this article :

Ruhut Nilai Jokowi Hancur dan Tak Pantas Jadi Presiden

 Mon May 20th, 2013
 4309

Artikel ini ditulis oleh :

daniel.tanamal

Official Writer
 

Ruhut Nilai Jokowi Hancur dan Tak Pantas Jadi Presiden Sumber : Jawaban.com

Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul lagi-lagi mengeluarkan pernyataan kontroversialnya terkait kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi yang juga dijagokan banyak lembaga survei sebagai calon presiden potensial periode 2014-2019.

Politisi yang juga entertainer itu menilai bahwa kinerja Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta berantakan. Satu tahun masa jabatan, persoalan ibukota seperti kemacetan, banjir dan lain sebagainya tidak ada satu pun yang dituntaskan. Dirinyapun terhadap lembaga survei yang menjagokan Jokowi sebagai calon presiden.

"Masih ada yang jagoin? Hancur begitu. Itu, survei dulu, sekarang lihat jalan makin macet, banjir dimana-mana, sudah enggak pantas dia jadi Presiden. Gimana, jadi Wali Kota Solo saja gagal, tukang mebel mau jadi capres," katanya seperti dirilis Tribunnews, Minggu (19/5).

Dirinya menghimbau agar masyarakat tidak tertipu atas upaya pencitraan yang terus dibangunnya lewat banyak media massa demi meraih kursi nomor satu di Indonesia. "Jangan jadi korban pencitraan, aduh, masih saja jagokan dia," kata Ruhut.

Selain itu, Ruhut mengklaim tidak ada satupun partai politik yang menjagokan Jokowi menjadi Presiden tahun 2014 mendatang, bahkan PDI Perjuangan sekalipun. "PDIP saja enggak calonin dia, siapa yang mau dukung, mau maju jadi calon independen? Ya enggak bisa, itu ada undang-undang, ini kan negara hukum, kalau gubernur, wali kota, bupati bisa," katanya.

Terpilihnya seseorang menjadi pemimpin adalah bukti bahwa kinerja dan karyanya kepada orang lain telah terbukti. Salahsatunya adalah Jokowi yang telah menunjukan prestasi kepemimpinan. Dirinyapun belum genap setahun menjabat sebagai gubernur Jakarta.

Agaknya, meskipun tidak mendukung dirinya, dengan mengharapkan perubahan yang lebih baik dan optimis kepada kemajuan ibukota, adalah sebuah langkah yang bijak ketimbang mengkritisinya dengan referensi yang tidak mendasar. Lebih berhikmat jika kita memberikan solusi ketika kita mengkritisi orang lain.

 


Sumber : Tribun | Kompas.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Lappy Compy 26 September 2016 - 08:28:05
hai, sahabat CBN. Shalom. Mohon bantuan doanya bua... more..

Raffael Apatya Anindita 23 September 2016 - 00:25:18
Untuk teman2 disini mohon bantu doanya agar mantan... more..

Johny Santoso 17 September 2016 - 11:41:55
Untuk Semua mohon bantuannya agar keluarga saya di... more..

Titus Widjaja 8 September 2016 - 18:41:07
untuk masalah pekerjaan yang saya hadapi, agar ada... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Kisah Dari Timor Leste: Istri yang Tekun Berdoa
Kisah Dari Timor Leste: Istri yang Tekun Berdoa
“Jatuh cinta” dan membangun pernikahan yang baik adalah dua hal yang berbeda. Memegang janji hid...