Share this article :

Pemilik iPhone 5 Pertama di Dunia Adalah Orang Australia

 Sat September 22nd, 2012
 1969

Artikel ini ditulis oleh :

budhianto marpaung

Official Writer
 

Pemilik iPhone 5 Pertama di Dunia Adalah Orang Australia Sumber : Jawaban.com

Australia mencatatkan diri di perusahaan Apple sebagai negara pertama yang menjual iPhone 5, Jumat (21/9) kemarin. Adapun orang yang pertama kali mempunyai produk bergengsi ini adalah duo kakak beradik James Vohradsky dan Tamsyn Vohradsky.

Dikutip dari Kompas online, Vohradsky bersaudara telah mengantre selama 17 jam lebih di Apple Store, George Street, Sydney, Jumat (21/9).

Untuk diketahui, Pintu toko Apple Store di George Street dibuka mulai jam 8 pagi. Jadi bila dihitung mundur maka sejak Kamis (20/9) sore keduanya menunggu di tempat penjualan resmi iPhone 5 tersebut.  

Selain Australia, delapan negara lain juga diberikan kesempatan pertama oleh Apple menjual iPhone 5. Negara-negara yang dimaksud antara lain Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Hong Kong, Jepang, Inggris, Kanada, dan Singapura.

Mengingat zona waktu Australia lebih cepat dibandingkan negara lain maka dengan otomatis pemilik pertama iPhone 5 berasal dari negeri Kangguru ini.

Baca juga :

Forum JC : Kopdar September Ceria (29 September 2012)


Sumber : Kompas.com / budhianto marpaung

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Kartilah 27 April 2017 - 15:53:46
Mohon bantuan doanya supaya saya bisa segera menda... more..

William Gosal 25 April 2017 - 15:28:00
Tolong doakan saya agar terbebas dari ikatan porno... more..

Yovita Anum Prihantari 19 April 2017 - 11:27:34
Kami berdoa untuk kesembuhan anak kami, Patrick 10... more..

aditya 13 April 2017 - 08:23:57
usaha saya pailit, utang banyak , tiap hari dimak... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Stres Kuliah, Pria Ini Memilih Curhat Dibanding Bunuh Diri
Stres Kuliah, Pria Ini Memilih Curhat Dibanding Bunuh Diri
Pada tahun 2014, data Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan 130 kasus mahasiswa (fulltime stu...