Share this article :

Redenominasi dan Tahapan-Tahapannya

 Wed August 4th, 2010
 2603

Artikel ini ditulis oleh :

Lois

Official Writer
 

Redenominasi dan Tahapan-Tahapannya Sumber : Jawaban.com

BI menekankan redenominasi berbeda dengan sanering atau pemotongan uang. BI menekankan sanering selalu dilakukan oleh suatu negara dalam kondisi ekonomi tidak stabil. "Nah, ini sama sekali bertolak belakang, redenominasi dilakukan dalam kondisi perekonomian sedang stabil, artinya perekonomian tumbuh dan inflasi terkendali," kata Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia.

Alasan dilakukan redenominasi ini adalah karena inefisiensi dalam transaksi yang menyebabkan ketidaknyamanan. "Apalagi kalau mengandalkan pembayaran tunai, bisa dibayangkan kalau Anda melakukan pembayaran puluhan juta. Anda harus bawa tas, dan itu membuat rasa tidak aman," kata Darmin di Jakarta.

Darmin juga mengatakan, beberapa digit angka yang panjang juga akan merepotkan. Dalam pencatatan pembukuan. Sebab, digit yang semakin banyak memiliki resiko kesalahan yang lebih tinggi. Tentunya bila salah akan menyebabkan biaya yang lebih tinggi. Dalam sistem-sistem komputer, dengan menggunakan angka yang panjang, akan menambah kerepotan untuk selalu memperpanjang angka yang sudah panjang dan kekuatiran bila digit maksimal yang dicapai hampir terpenuhi.

Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan tahapan-tahapan penyederhanaan nilai mata uang rupiah atau redenominasi. Proses penyederhanaan nilai mata uang rupiah itu akan dilakukan mulai tahun 2011-2020. Pecahan mata uang disederhanakan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut akan dilakukan secara bertahap, yaitu :

2011-2012 Masa Sosialisasi

Masa menyiapkan berbagai macam hal seperti akuntansi, pencatatan, sistem informasi. Waktu dua tahun ini diyakini Bank Indonesia cukup untuk melakukan masa sosialisasi tersebut.

2013-2015 Masa Transisi

Dalam masa ini, nantinya harga barang akan ditulis dalam dua angka, yaitu harga rupiah lama dan rupiah baru. Misalnya, harga barang Rp 10.000 ditulis juga Rp 10 (harga baru). Selama masa ini, masyarakat akan menggunakan dua mata uang yaitu rupiah lama dan rupiah baru. Begitu juga untuk pengembalian, boleh menggunakan keduanya. BI juga secara perlahan mengganti uang rusak rupiah lama dengan uang rupiah baru.

2016-2018 Masa Pergantian

Uang kertas rupiah lama akan benar-benar habis. BI akan melakukan penarikan uang lama.

2019-2020 Masa Penetapan

Istilah uang baru maupun uang lama tidak akan ada lagi. Indonesia kembali pada posisi rupiah saat ini namun dengan nilai uang lebih kecil. Untuk mata uang kecil berlaku uang koin dan nilai pecahan sen akan berlaku lagi.

Sumber : vivanews/lh3

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Lappy Compy 26 September 2016 - 08:28:05
hai, sahabat CBN. Shalom. Mohon bantuan doanya bua... more..

Raffael Apatya Anindita 23 September 2016 - 00:25:18
Untuk teman2 disini mohon bantu doanya agar mantan... more..

Johny Santoso 17 September 2016 - 11:41:55
Untuk Semua mohon bantuannya agar keluarga saya di... more..

Titus Widjaja 8 September 2016 - 18:41:07
untuk masalah pekerjaan yang saya hadapi, agar ada... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Sering Bolos Sekolah  Sekarang Jadi Pemimpin Komsel
Sering Bolos Sekolah Sekarang Jadi Pemimpin Komsel
Film dan lagu sering mengambil inspirasi dari masa-masa indah saat remaja. Pertemanan, percintaan hi...