Share this article :

Apa, Anak SMP Sekarang Sudah Melakukan Hubungan Badan ?

 Mon May 10th, 2010
 5108

Ada yang bilang masa-masa remaja merupakan waktu tersulit dalam kehidupan manusia karena di saat itulah seorang anak laki-laki atau perempuan sedang mengalami masa peralihan dari anak kecil menuju dewasa. Oleh karenanya, perlu bimbingan dari para orangtua agar mereka tidak salah jalan. Namun, sudahkah orangtua saat ini melakukan perannya?

Menurut psikolog remaja Universitas Indonesia (UI) Tika Bisono di Jakarta, Senin (10/5), kegiatan melakukan badan di kalangan remaja sekarang semakin menghawatirkan. Pelaku bukan lagi mereka yang masuk usia mahasiswa atau SMA, tetapi sudah sampai ke anak-anak SMP.

Tika menilai fenomena ini berkembang lantaran semakin menurunnya peran orangtua sebagai pengawas dan teman diskusi bagi anak. Di satu sisi juga perkembangan teknologi informasi semakin pesat hingga masuk ke ruang-ruang privat.

"Di rumah orang tua tidak memberikan pemahaman. Di sekolah tanya masalah seks dianggap jorok oleh gurunya dan malah dimarahi. Ini fakta, sehingga kebutuhan memenuhi rasa ingin tahu remaja terhadap perubahan dalam dirinya semakin tidak terpenuhi,"ujarnya.

Walaupun Komisi Perlindungan Anak (KPA) pernah merilis hasil survei yang menyebutkan 62,7 persen dari 4.500 responden remaja pernah berhubungan badan dan 21 persen remaja diantaranya sudah pernah melakukan aborsi, Tika mengatakan seks di luar nikah belum menjadi gaya hidup remaja Indonesia.

"Kalau jadi gaya hidup sih belum, karena masih banyak remaja yang antipati terhadap hal itu. Masih dalam tahap semacam fenomena baru yang terus berkembang dan harus mendapatkan penanganan khusus," ujarnya.

Sebagai umat Allah di bumi ini kita harus berperan aktif untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Apa yang terjadi dengan para remaja di negara ini adalah tanggung jawab kita juga. Oleh karenanya, cara paling termudah agar tidak semakin banyak lagi remaja yang jatuh ke dalam dosa perzinahan adalah dengan menjadi sahabat mereka. Jadilah pendengar atas kebutuhan-kebutuhan mereka dan bimbinglah mereka membangun hubungan pribadi dengan Allah. Hanya Allah lah yang sanggup menjaga sepenuhnya kehidupan mereka dari segala tawaran iblis untuk melakukan dosa.

Sumber : Okezone

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :