Daily Devotional
Daily Devotional - 61 - Kisah Nyata, Kesaksian, Renungan Harian, Teaching
July 2010
<< Prev Week |  Next Week >> ::Search By Date: - -

Meredakan Kemarahan


- Jawaban.com -
View: 4117 times
Efesus 4:26
“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 13; Matius 13; 2 Raja-Raja 9-10

Mungkin tidak banyak dari Anda yang mengenal pasangan suami istri asal Amerika Serikat ini, tetapi jika Anda mengetahui apa yang telah mereka lakukan di dalam kehidupan mereka pasti akan membuat mulut Anda terbuka lebar. Percy Arrowsmith dan Florence sempat masuk ke dalam buku rekor Guinness tahun 2005 sebagai suami istri tertua di dunia karena keduanya telah menikah selama 80 tahun.

Saat sebuah media lokal menanyakan mengenai rahasia keawetan rumah tangganya, pasangan kakek nenek ini menjawab bahwa mereka tidak akan pernah tidur sebelum konflik antarkeduanya selesai. Menurut mereka, membawa kemarahan di waktu tidur tidaklah mengenakkan. Mereka juga mengungkapkan, setiap bertengkar mereka selalu berusaha mengampuni sebelum larut malam agar hari itu bisa ditutup dengan ciuman dan genggaman tangan.

Kemarahan dapat datang tiba-tiba; ketika kita dicurangi, dituduh bersalah, atau saat melihat ketidakadilan. Pemazmur mengetahui apa yang dialami oleh hampir setiap manusia di dunia ini sehingga ia menuliskan mengenai bagaimana cara meredakannya. Pemazmur memberikan nasihat agar bagi orang yang marah hendaklah memberhentikan amarahnya (Mazmur 37:8) dan menyerahkan masalah yang ia sedang hadapi kepada Tuhan (ayat 5). Biarkanlah Tuhan yang bertindak dan memunculkan keadilan di saat kita alami ketidakadilan (ayat 10:11). Kemarahan tidak berguna. Jika disimpan, ia bagai sampah yang membusuki hati.

Apakah Anda sedang marah atau seringkali marah? Datangnya marah tak bisa dicegah, tetapi ia bisa diredakan. Ceritakan kekesalan Anda kepada Tuhan, nantikan Dia bertindak, lalu padamkan amarah Anda sebelum mentari terbenam. Jangan biarkan kemarahan mengotorkan hati, mematahkan semangat, dan mengganggu waktu tidur Anda!

Kemarahan itu bagaikan kanker, ia harus segera dibabat sebelum merambat.

Sumber: Renungan Harian Edisi Setahun



Sumber:


Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi


Comments: 13

CHRIS : 2010-07-14 09:52:10
Wow..hebat sekali MyJesus. Mari kita ceritakan kekesalan kita pada DIA. Biar DIA turut ambil bagian dalam hidup kita. Jesus menyertai kita semua.amin.

popo : 2010-07-13 09:27:31
CUMA ORANG BEGO YG MASIH NYIMPAN DENDAM & CUMA ORANG TOLOL YG BERANI NGASIH NASEHAT SPY GA DENDAM TAPI MASIH NYIMPAN DENDAM KE ORG LAIN DLM HATI

vaniezt : 2010-07-13 02:51:17
AMIN! thx sharing nya..

Ndo : 2010-07-13 12:35:28
yupz... kita haruz meredakan amarah sebelum matahari terbenam, dan kita juga haruz bisa membuat orang dskeliling kita menjadi reda amarahnya sebelum matahari terbenam,tentunya minta pertolongan Roh Kudus.. Amin.!

sisil : 2010-07-13 10:42:45
Benar sekali serahkan semua kemarahan yg sedang dihadapi kepada Tuhan.Biarkan Tuhan yg bertindak dan memunculkan keadilan disaat kita alami ketidakadilan.Tuhan kita adil dan Dia pasti akan turun tangan.Amin

Next >>

Teaching