Daily Devotional
Daily Devotional - 61 - Kisah Nyata, Kesaksian, Renungan Harian, Teaching
April 2009
<< Prev Week |  Next Week >> ::Search By Date: - -

Berpikir Lintas Batas


- Jawaban.com -
View: 4577 times
Markus 9:23
Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 99; Lukas 11; Yosua 9-10

"Bu, lihat bulan itu indah sekali ya!" seru seorang anak laki-laki saat melihat terangnya bulan. Ketika sang ibu mendekat, anak itu pun berkata lagi, "Jika besar nanti, aku ingi terbang ke bulan." "Ke bulan?" Tanya ibunya terkejut. "Ya, aku ingin terbang ke bulan," jawabnya. "Ya, ya. Nanti kalau kamu sudah besar, Sayang! Sekarang pergilah tidur!" jawab sang ibu sambil tersenyum. Tentu saja sang ibu tidak serius saat mengatakan hal itu. Dia hanya berusaha untuk tidak mematahkan semangat putranya. Anak laki-laki itu pun mengangguk puas sambil berkata, "Selamat malam, Bu!"

Siapa yang menduga anak kecil itu berhasil mewujudkan impiannya. Dialah Neil Amstrong yang pada tahun 1969 bersama dua rekannya, Edwin Aldrien dan Michel Collin berhasil mendarat di bulan dengan mengendarai Apollo 11!

Saat itu mungkin sang ibu tidak berpikir bahwa apa yang dikatakan anaknya menjelang tidur itu pada suatu saat akan menjadi kenyataan. Jika kita membaca Alkitab, ternyata di dalamnya ada juga kisah orang yang berani berpikir lintas batas. Salah seorang dari mereka adalah Yakub (Kejadian 30:25-43).

Setelah mengakhiri rutinitas pekerjaan, kita diberi kesempatan untuk merenung. Apakah rutinitas sudah membentuk kita sedemikian rupa sehingga kita berpikir dan berangan-angan berlandaskan rutinitas semata? Dan tak ada waktu untuk berpikir lintas batas tentang Tuhan dan kehendak-Nya, termasuk yang berhubungan dengan masa depan kita?

Masa depan adalah milik orang yang yakin pada keindahan mimpi-mimpi mereka.



Sumber: Renungan Malam untuk Setahun


Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi


Comments: 12

Ly : 2009-04-08 16:57:09
Yes, percaya dan tidak bimbang dan berdoa dengan sungguh2 pasti kita akan menerimanya, amin

Linda : 2009-04-08 12:31:46
Beautiful dream... Aku Percaya Yesus

Carol : 2009-04-08 12:24:17
Harapkanlah hal2 yg besar terjadi dlm hidup kita dan letakanlah harapan itu dgn imam ditangan Tuhan Yesus....maka jadilah sesuai dgn apa yg kita imankan

Eva : 2009-04-08 10:12:27
Sbab DIA hidup ada hari esok..sbab DIA hidup ku tak gentar..karna ku tau DIA pegang hari esok..hidup jadi berarti sbab DIA hidup..Terima ksih Tuhan Yesus

IRED.P : 2009-04-08 09:25:28
Renungan yang sangat memotivasi..berharaplah hal yang besar sebab kita punya Bapa yang Maha besar..Iman yang teguh akan membawa kita pada pemenuhan harapan - harapan dan mimpi mimpi kita...kita hanya perlu " Percaya " amin.

Next >>

Teaching