Daily Devotional
- Daily Devotional -
View : 3720 times
Menantikan Nasihat Tuhan
Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 86; Lukas 7; Yeremia 35-36
Sewaktu saya kecil, orang tua saya sering menasihati saya dengan berbagai macam petuah mereka. Baik ayah maupun ibu saya, mereka berdua tidak pernah habis-habisnya mengingatkan saya apabila saya hendak melakukan sesuatu. Entah karena ingin melindungi saya atau memang mood mereka sedang tidak bagus, akhirnya saya sering mendapat kata-kata yang ketika itu saya sebut sebagai ‘kata-kata ceramah'. Dinasehati adalah sebuah pengalaman yang menurut saya tidak menyenangkan pada saat itu.
Semakin bertambahnya usia dan tentunya pemikiran juga, saya mulai menyadari apa yang telah orang tua saya lakukan pada saat saat dulu saya masih sangatlah muda. Mereka melakukan semuanya itu demi kebaikan saya, anaknya.
Tuhan pun mempunyai tujuan yang sama dengan orang tua yang mengajar dan membesarkan kita di dunia ini. Dia memberikan nasihat-nasihat agar kita tidak jatuh ke dalam dosa dan menjauh dari rancangan-Nya yang mulia. Namun, ketidaksabaran dan sikap "sok tahu" kita membuat diri kita sering kali tidak mau menunggu Dia berbicara. Dan kita pun akhirnya mengambil jalan sendiri.
Seperti layaknya orang tua, Tuhan sangat bersedih ketika kita melakukan hal itu. Dia menangis saat kita tidak memperdulikan kehadiran-Nya. Dia bersedih saat anak-anakNya malah memilih hidup kembali dalam kubangan dosa dan menjauh dari diri-Nya. Padahal yang Dia butuhkan dari anak-anakNya adalah kesabaran untuk mendengar Dia menyatakan firman-Nya ke dalam hati kita.
Tuhan bukan lah tidak tahu dengan kesulitan Anda atau besarnya problem yang sedang dihadapi. Tetapi, Dia mempunyai rancangan dan waktu-Nya sendiri dan Anda tidak dapat mengatur-Nya. Bila Dia belum berbicara dan memberikan nasihat-Nya, jangan lah Anda langsung patah semangat. Tetaplah menanti dengan sabar. Percaya saja, bahwa ketika Dia berbicara dan memberikan nasihat-nasihatNya, itu adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk mendengarnya. Dan bila Anda mengikuti hal ini, maka kesuksesan dan keberhasilan sudah menanti Anda di depan.
Terkadang untuk menerima sesuatu yang besar dari Allah, Anda harus membutuhkan waktu yang sedikit lebih panjang daripada sebelumnya.
Sumber : Saduran Artikel Devotional ‘Waiting on God for His Counsel’ Andrew Murray
Teaching










COMMENTS
COUNSELLING
* Justleen
2009-09-25 12:00:45HALELUYA!!That\'s true..,Thank\'s oh GOD.., buat kekuatan yg Kau b\'ri melalui renungan X ini...Mampukan Mecen untuk trus bersabar menanti kairos-MU..GOD is so good all the time..All the time..GOD is so good.
* Chris
2009-09-24 20:29:36Terima kasih atas firmanMu hari ini ya Tuhan...Tuhan Yesus ajar aku untuk lebih sabar menanti jawaban atas segala permohonanku dan bukalah mata hati serta pikiranku agar dapat mendengar suaraMu dgn baik. Amin.
* iRn
2009-09-24 19:27:32ampuni ak Thn krna hr ini ak malah meragukan Tuhan,,ajar ak mngerti ttg sgla ssuatu yg trjadi dlm hdpku,,,waktuMu bukan waktuku,,,love u 90d,,
* CoGaN_UnTa12
2009-09-24 14:06:19ajarlah aku ttg kasih Mu tuhan,kasih yg sabar dalam menunggu jawaban,yg murah hati,tdk sombong,tdk memegahkan diri n kasih mu yg tdk berkesudahan...Amin
* Vita
2009-09-24 11:29:50Berilah aq Roh KesabaranMU..Tuk mampu menanti stiap jawaban2Mu atas hidupku.:)