A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/spiritual.php

Line Number: 925

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/spiritual.php

Line Number: 925

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/spiritual.php

Line Number: 937

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/spiritual.php

Line Number: 937

"Semut-Semut" Jepang

JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Daily Devotional

- Daily Devotional -
View : 6965 times

"Semut-Semut" Jepang


Amsal 6:6
Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 18; Matius 18; Kejadian 35-36

Sewaktu Alkitab mengatakan kepada kita untuk meneladani semut dalam hal kerajinan, saya berpikir bahwa hal itu merupakan hal yang sangat sulit sekali, sampai satu kali saya membaca artikel di internet dan pandangan saya diubahkan.

Anda pernah melihat sekelompok semut? Nah, begitulah kira-kira situasi kantor pemerintahan daerah di Jepang yang dijelaskan dalam artikel. Tidak ada "semut' diam termangu, apalagi membaca koran. Seluruh karyawan kantor senantiasa bergerak, dari saat bel mulai kerja hingga pulang larut malam. Tak habis pikir, saya tatap dalam-dalam "semut-semut yang sedang bekerja itu", kadang saya mencuri pandang: jangan-jangan mereka sedang ber-internet ria seperti kebiasaan saya.

Apa sih yang membuat mereka sanggup duduk berjam-jam, berkonsentrasi dan menatap dengan serius monitor komputer? Tata ruang kantor khas Jepang: mulai pimpinan hingga staf duduk pada satu ruangan yang sama - tanpa sekat; semua bisa melihat satu sama lain. Satu orang membaca koran, pasti akan ketahuan. Sebagai tambahan lagi kadang ada aksi lari-lari (dalam arti yang sesunguhnya) dari pimpinan ataupun staf dalam melayani masyarakat.

Luar biasa orang Jepang itu, meski belakangan kita dengar berita minor seperti tingkat bunuh diri tinggi, tapi tetap "semut" Jepang menghadirkan sisi teladan yang wah keren, ketekunan dan kerajinan yang jarang ditemui di Indonesia. Mungkin orang Jepang itu telah berhasil meneladani semut lebih dulu daripada kita (padahal di Indonesia banyak sekali dijumpai semut), sementara kita akhirnya meneladani orang Jepang.

Satu teladan berdampak dari pada seribu kata.

Sumber : jawaban.com

Tag Keyword : semut, jepang, etos, kerja



Mitra CBN

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * ourduty

    2008-01-18 12:26:58
    Tuhan, bantu kami untuk memiliki karakter kerajinan, ketekunan dan kesabaran sepeti semut.AMIN
  • * zuvry

    2008-01-18 12:07:31
    Ajar aku Bapa agar aku bs seperti semut yang setia dan taat hanya kepada Engkau,dan setiap pekerjaanku kirany berguna dan berkenan dihadapanMU.
  • * n@

    2008-01-18 11:56:47
    "si semut yang kecil buat apakah kmu pd musim panas kumpul rejeki..." ya lirik lagu jaman sekolah minggu dulu, saat saya menyanyikannya dulu saya tidak tahu maksudnya namun sekarang setelah besar saya pikir benar juga, semut memang kecil tapi perlu dicontoh, keuletan mereka, kerajinan mereka, kerja sama mereka, kesetiaan pengabdian mereka pada "sang ratu"... bisakah kita seperti mereka???? GBU
  • * andre

    2008-01-18 10:14:30
    Kita dapat belajar dari sifat semut yang selalu aktif,setia,disiplin,bekerjasama/tdk ego. Jangan sampai kita jadi pemalas tetapi kita menjadi berkat bagi orang lain.
  • * tedy

    2008-01-18 09:02:54
    Trimakasih Tuhan Aku mau belajar lebih sungguh2 lagi dlm bekerja, kukerjakan seperti untuk Engkau , bukan untuk manusia