Daily Devotional
- Daily Devotional -
View : 5550 times
Siapakah Anda?
Pencurian identitas merupakan persoalan besar di era kartu kredit dan internet sekarang ini. Orang tidak sulit memperoleh informasi penting mengenai Anda dan berpura-pura menjadi diri Anda. Namun, jika ini sampai terjadi, hal itu sebenarnya tidak akan mengubah esensi Anda. Sang pencuri tidak akan bisa mencuri identitas Anda yang sebenarnya -- hanya beberapa informasi dangkal mengenai Anda.
Identitas yang Anda miliki jauh lebih dalam daripada nomor identitas Anda. Pada kenyataannya, Anda adalah pribadi seperti yang dikatakan Allah kepada Anda. Tidak ada hal yang benar-benar berarti kecuali status Anda sebagai anak Allah. Hanya itu yang menentukan hidup Anda di dalam kekekalan. Ia adalah Bapa kita dan kita adalah anak-anak-Nya.
Dalam 1 Yohanes 2, ada tiga penentu identitas yang menunjukkan kebenaran dan menyatakan apakah kita adalah anak-anak Allah:
o Kita tahu bahwa kita telah mengenal Tuhan jika kita menuruti perintah-perintah-Nya (ayat 3).o Barang siapa mengatakan ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Yesus telah hidup (ayat 6).o Barang siapa mengatakan bahwa ia ada ‘di dalam terang' tidak akan membenci orang lain (ayat 9).Jadi siapakah Anda? Apakah Anda mengenal Yesus? Jika demikian, Anda akan mentaati perintah-perintah-Nya, menjalani hidup sama seperti Dia telah hidup, dan mengasihi orang lain. Tidak ada seorang pun yang dapat mencuri identitas anda sebagai anak Allah dari diri Anda.
TAK SEORANG PUN DAPAT MENCURI IDENTITAS ANDA DI DALAM KRISTUS
Sumber : jawaban.com
Teaching










COMMENTS
COUNSELLING
* rose sinaga
2007-08-15 19:32:16sebagai anak-anak Allah perlu berjuang karena kt msh hidup di dunia, godaan, tantangan, pergumulan tdk pernah lepas dari kt.jd, untuk menjadi anak-anak Allah perlu membuat Yesus sebagai teladan hidup kt karena ketika Dia bergumulpun menjelang kematianNya, Dia tetap mengikuti kehendak Bapa.Amen
* t
2007-08-13 12:33:05Hidup seperti Kristus butuh proses setelah hidup baru/indentitas baru menjadi Anak Allah, seperti bayi baru lahir, belajar jalan dan mau tau smuanya dan akhirnya di ubah menjadi dewasa dgn pengetahuan kasih/firman yg hidup. Tapi Kristus yg sempurna dari lahir sampe bertahta di sorga.Haleluya.!