Daily Devotional
- Daily Devotional -
View : 8431 times
Jadilah Dirimu Sendiri
Pada suatu ketika seorang pemotong kayu mengirim selempeng batu kepada seorang pedagang. Melihat semua barang-barang yang indah itu, dia berkata, "Seandainya saja aku seorang pedagang dan memiliki barang semacam ini." Sekejap kemudian, permohonannya dikabulkan.
Suatu hari dia melihat iring-iringan orang yang melewati tokonya. Melihat seorang pangeran berpakaian gemerlapan, dia berkata, "Seandainya aku seorang pangeran." Tiba-tiba dia menjadi pangeran... hingga sinar matahari itu menyengatnya. Dia berkata, "Seandainya aku matahari, lebih besar dari siapa pun." Seketika itu juga dia menjadi matahari dan merasa amat bahagia... hingga segumpal awan melayang di antara dirinya dan bumi. Dia berkata, "Awan itu menutupi aku. Seandainya aku awan." Lagi-lagi, permohonannya terkabul. Dia menurunkan hujan ke bumi sepuas hatinya hingga dia terhalang sebuah gunung yang hendak dilewatinya. Katanya, "Gunung ini lebih besar dari aku, seandainya aku sebuah gunung." Dia segera menjadi gunung dan berpikir, "Sekarang akulah yang terbesar."
Namun, suatu hari seorang laki-laki bertubuh kecil memanjat gunung itu dengan palu dan pahat tangan, dia mulai memalu. Gunung itu, yang tidak dapat menghentikan perbuatan laki-laki tersebut, berkata, "Laki-laki dengan tubuh kecil ini lebih besar dari aku, seandainya aku seorang pemotong batu." Sekali lagi, permohonannya dikabulkan dan jadilah dia seorang pemotong batu. Dia berusia panjang dan hidupnya berguna. Setiap orang kagum melihat betapa bahagianya dia.
Sumber : jawaban.com
Teaching










COMMENTS
COUNSELLING
* indra putra
2008-10-16 22:28:36menjadi diri sendiri iu lebih baik ketimbang memakai topeng kepalsuan ,karena dengan memakai topeng pasti cepat lambat bakalan ketahuan lebih baik jadi diri sendiri terima diri kita apa adanya karena Tuhan menciptakan masing - masing kita unik dan spesial dan direncanakan untuk tujuan yang mulia
* mandy
2007-09-08 18:32:01Emang benar ... sifat manusiawi kita emang ngak pernah puas dgn apa yang tlah Tuhan Yesus berikan. Dengan kata lain dikasih hati mau jantung dikasih jantung mau otak.. lantas maunya apa ??? so BERSYUKURLAH dengan apa yang kita miliki krena itu kunci kebahagiaan. BTw Bagian akhir ilustrasinya kok terkesan ada yang mengganjal yah ???.
* wiltom
2007-07-29 21:11:46mungkin paragraf pertama harusnya pemotong batu bukan pemotong kayu kali yach ???Admin mungkin bisa dicek lagi biar ga jadi beda makna dari ceritanya.. GBu..!