Recharge Your Soul
Pria Dan Perkataannya
Related Articles
THURSDAY, 09 AUGUST 2007
Total View : 8203 times
Kita hidup di zaman di mana kata-kata tidak bermakna sama seperti dulu. Namun bahasa kita telah dicemari begitu lama sehingga kita bahkan tidak menyadarinya. Apa yang dulu disebut ‘membunuh janin' sekarang disebut ‘pilihan'. Apa yang dulu dikenal sebagai ‘hidup dalam dosa' sekarang disebut ‘hubungan penuh arti'. Apa yang dulu disebut ‘hubungan seksual' sekarang disebut ‘sikap tidak pantas'.
Bagaimana mungkin kita menjadi sekacau ini? Kapan kita mulai membalikkan makna kata-kata?
Kita perlu menegaskan kembali makna sesungguhnya dari kata-kata karena kata-kata memang bermakna sesuatu. Pemantangan nafsu seharusnya tidak menjadi frase yang menyebabkan para remaja yang senang mengunyah permen karet menyeringai. Kesetiaan dalam pernikahan seharusnya tidak dianggap kata peninggalan zaman Victoria - justru seharusnya itu dijunjung tinggi sebagai tujuan yang luhur.
Pikirkan saja: Kalau para politisi bisa dikelilingi oleh para jubir politik, kenapa kita tidak bisa dikelilingi Firman TUHAN? Saya mendapati dengan kita terus-menerus membaca Amsal, itu merupakan cara yang dahsyat untuk tetap berpegangan pada makna yang sesungguhnya dari kata-kata. Apa yang lebih terus terang dan tepat sasaran ketimbang menyimak apa yang ingin Allah katakan? Perhatikan contoh-contoh ini:
- Harga diri, nafsu dan tindakan jahat adalah dosa.
- Pria bijak menabung demi masa depannya, tetapi pria bodoh menghabiskan semua penghasilannya.
- Seorang pria dinilai dari tindakannya. Seorang pria jahat menjalani hidup yang jahat; seorang pria saleh menjalani hidup saleh.
- TUHAN benci berbagai macam penipuan dan ketidakjujuran.
Ini adalah pernyataan-pernyataan langsung, bukan? Tidak ada dalih dan tidak ada pembalikan makna. Kapan pun Anda merasa dunia telah mencemari makna sederhana dari kata-kata, berpalinglah kembali pada firmanNya yang nyata. Kita bisa percaya diri bahwa ketika Alkitab memberitahu kita bahwa TUHAN tetap sama baik kemarin, hari ini, dan besok, itu artinya IA tak pernah berubah. Dia sudah menjanjikan itu pada kita.
- Allah Bapa tidak suka bertele-tele.
- Bapa tidak bermain-main dengan kata-kata.
- Bapa tidak membolak-balik kata untuk mengubah artinya.
- Saat Bapa berkata Ia mengasihimu, IA bersungguh-sungguh.
- Saat Allah Bapa berkata IA sudah mengampunimu, IA pun bersungguh-sungguh.
- TUHAN berbicara dengan terus terang.
- Dan sebaiknya para pria saleh pun bersikap begitu.
Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Pria-Dan-Perkataannya
Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Other Articles
Teaching











COMMENTS
COUNSELLING
* T
2007-08-13 13:43:10Biasanya Anak-anak Allah mau di koreksi, memperbaharui Roh dan Pikiran juga akal budi,aayooo kita buat supaya firman Tuhan termanifes dalam Hati, kemudian tindakan, terutama juga dalam perkataan. pasti diluar org percaya akan Kagum melihat sikap Anak Allah.
* jo tio
2007-08-09 14:51:21doain biar setiap pria punya visi dalam hidupnya. terutama waktu mengerti tentang pria yang sejati di hadapan Tuhan
* tety
2007-08-09 09:35:20berdoa buat pria , biar mereka boleh menjadi pria sejati dalam perkataan nya maupun tindakannya , yg membawa dampak bagi kaum wanita dan membawanya dekat kepada Tuhan ,,