JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Kisah Nyata Anak yang Memiliki Papa yang Kejam

MONDAY, 10 SEPTEMBER 2012

Total View : 7485 times

Bagi Ayung dan adiknya Afuk, ayah mereka adalah seorang pria yang sangat kejam. Dia tidak pernah menanyakan apa permasalahan kakak beradik itu, setiap kali kesalahan terjadi ia langsung memukuli keduanya. Bahkan saat mereka bertumbuh remaja, prilaku sang ayah tidak berubah. Hal itu membuat Afuk mengalami depresi berat dan melakukan sebuah tindakan yang membahayakan jiwanya.

"Saya stres berat, jadi saya minum racun serangga," tutur Afuk.

Sang kakak, Ayung yang menemukan keadaan adiknya yang sudah terkapar di lantai dapur panik.

"Dia sudah dalam keadaan berbusa, ini harus cepet dibawa ke rumah sakit nih..Tolong! Tolong! Pah…" demikian teriak Ayung.

Herannya, sang ayah yang melihat anaknya merenggang nyawa malah memakinya, "Fuk, loe minum racun?! Dasar ngga ada otak, loe cuma ngabis-ngabisin duit gua aja loe..!"

"Papa kok kejam sekali.." demikian Ayung mengungkapkan perasaannya. "Perkataan itu terus terngiang-ngiang di telinga saya."

Suatu hari, Afuk mengalami kecelakaan. Motornya menabrak seorang pejalan kaki. Sebagai seorang kakak, Ayung merasa bertanggung jawab untuk mengurus adiknya.

"Saya tulus-tulus saja mau ngurusin, tapi papa malah bilang ngga usah, "Nanti kamu nguntit duitnya lagi!" Saya coba beresin, tapi yang saya terima ketidak percayaan. Jadinya saya cenderung memberontak. "Loe aja ngga percaya sama gue, ngapain gua pusing.""

Karena merasa direndahkan dan tidak dianggap oleh sang ayah, Ayung lari pada minuman keras dan narkoba.

"Waktu saya kelas 3 SMA ada teman bilang, "Yung, nih ada obat mabok baru, putaw..""

Memang Ayung menikmati kenikmatan sesaat, namun ia tidak pernah mengira rasa ketagihan karena obat bius jenis ini akan demikian menyiksa.

"Kalau ngga pakai sakawnya parah, menggigil ngga enak, dan akibatnya kecanduannya makin parah."

Dulu Ayung berprinsip tidak mau mengambil barang milik orangtuanya, namun karena rasa ketagihan itu begitu menyiksanya, ia akhirnya harus menelan perkataannya kembali.

"Saya nyesel, saya berpikir bahwa saya harus berhenti. Saya ngga mau begitu terus, kayaknya ngga berguna banget."

Tapi tidak semudah itu melepaskan diri dari kecanduan narkoba. Ayung berulang kali bolak-balik panti rehabilitasi, namun tetap saja ia selalu kembali kecanduan. Semakin ia mencoba dengan kekuatannya sendiri, Ayung semakin putusasa.

"Ngga bakalan bisa lepasla, udahlah.. Bodo amat deh, mau mati, mati deh.." demikian ungkap Ayung kala itu.

Tak tahan dengan keadaanya, dan rasa keputusasaan yang begitu besar menguasi hatinya, Ayung akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

"Tapi setiap kali saya sudah megang pisau, ada aja teman yang dateng dan ngetok pintu.. Ada saja kejadian yang membuat saya berhenti," jelas Ayung heran.

Tapi penundaan atas rencana bunuh dirinya itu bukanlah sebuah kebetulan, ada sebuah rencana Tuhan dibalik semua itu.

"Tiba-tiba teman datang, "Tuhan baik Yung.." dia certain segala macam lalu bilang, "Tuhan baik Yung.." Dia terus ngajakin saya ibadah, saya tolak, besoknya dia datang lagi. Terus kaya gitu setiap hari."

Hingga suatu saat temannya itu memberikan suatu tantangan kepadanya, "Yung, loe mau berhenti?"

"Pasti mau lah.."

"Kalo loe mau, loe percaya ngga Yung, Tuhan bisa sembuhin loe."

"Oke, klo itu gua percaya."

"Ya udah, doa Yung. Pasti Tuhan sembuhin loe."

Akhir-akhir itu rasa sakaw yang dirasakan Ayung semakin parah. Ia bahkan hingga membentur-benturkan kepalanya ke tembok untuk mengurangi rasa sakit yang menderanya.

"Karena saya sudah menerima tantangan itu saya akhirnya berdoa, "Kalau Tuhan Yesus seperti yang dikatakan pendeta-pendeta itu, tunjukin ke saya Tuhan. Tuhan tunjukin ke saya, saya akan jadi saksi seumur hidup saya. Dalam nama Yesus, amin." Tiba-tiba saya merasakan seperti orang yang hauuus.. terus minum air es. Rasanya dingin, alirannya dari atas kepala sampai ujung kaki," tutur Ayung sambil meneteskan air mata.

"Terima kasih Tuhan!" seru Ayung berulang-ulang sambil melompat-lompat kegirangan.

"Dibadan saya seperti ada semangat baru," ungkapnya. "Saya nangis, "Tuhan terima kasih," saya sangat bersukacita luar biasa."

Saat itu Ayung begitu heran, dirinya yang sudah seperti sampah bagi ayahnya sendiri namun Tuhan masih menerimanya.

"Tuhan, orangtua gua dah ngga peduli, mau mati, mati deh.. Tapi kamu siapa sih.. Kok Tuhan mau ngasih suatu yang baik?"

Hingga akhirnya Ayung menemukan sebuah jawaban di Alkitab, "Ada firman yang berkata, "Aku melukis engkau di telapak tangan-Ku." Ternyata saya luar biasa di hadapan Tuhan. Dia pilih saya, dan Dia bebasin saya dari keterikatan itu."

Sejak itu, Ayung menjadi pribadi yang baru. Ia pun rajin beribadah dan melayani Tuhan. Namun Tuhan tidak mau setengah-setengah memulihkan hidup Ayung.

"Tuhan negor saya dalam suatu kebaktian, yang dibicarakan tentang kita anak harus mengampuni orangtua. Berkat di atas kepala orangtua."

Inilah yang Ayung lakukan meresponi teguran Tuhan itu, "Tuhan saya minta maaf sama Tuhan terlebih dulu, ampuni dosa dan kesalahan saya." Tidak hanya pada Tuhan, Ayung juga mengambil langkah berani dengan meminta maaf pada sang ayah, namun bagaimana ayahnya meresponi pertobatan Ayung itu?

"Saya masuk ke rumah, "Pah, Ayung minta maaf.." Ditepok tangan saya, "gua ngga butuh minta maaf loe.. buktiin aja!" Taba-tiba Tuhan puter video bahwa selama ini saya tuh benar-benar nyusahin dia (papa). Saya berlutut, saya pegang kaki papa saya, saya ciumm! Papa mau berontak ngga saya kasih, saya pegang kaki papa saya."
Sekalipun Ayung mencium kaki ayahnya, sang ayah masih tetap tidak percaya. Ia meminta bukti kesungguhan pertobatan Ayung.

"Saya terus melayani, terus jujur lakukan kasih. Saya juga mulai ada hasil di pekerjaan, sampai akhirnya papa mulai melihat dan papa percaya."

Pembuktian Ayung terhadap sang ayah, membuat hidup ayahnya juga diubahkan, bahkan mau pergi beribadah kembali.

"Hampir delapan tahun bahkan sembilan tahun lebih, akhirnya papa mau ke gereja. Saya sangat bersyukur sekali dan saya bersukacita karena hal itu. Saya lihat perubahan papa begitu banyak. Akhir-akhir saya bisa gandengan tangan sama papa, jalan."

Perjalanan hidup sang ayah akhirnya berakhir di bulan Oktober 2010, namun Ayung tetap bersukacita karena ayahnya sudah mengenal Yesus. Ayungpun telah berkeluarga, kini ia hidup bersama istri dan anak-anaknya dalam kasih dan anugrah Tuhan yang luar biasa.

Sumber Kesaksian:

Ayung

Tag Keyword : Ayung, afuk, narkoba, bunuh diri, ayah, kejam


Jawaban.com
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

Konseling

COUNSELLING

JCers, mari berbagi komentar yang positif & inspiratif, dan menangkan sebuah Tablet PC serta hadiah menarik lainnya! Caranya, jadilah "PROVOKATOR"! Untuk info lebih lengkap klik di sini
  • Untuk ikut dalam Lomba Komentar Positif, silahkan daftar menjadi member kami dengan klik link di sini
Nickname
Email
Comment
  • * andri ferdian baseler'

    2011-03-27 10:55:12
    YA INI BISA JADI CERMINAN BUAT ORTU SUPAYA ORTU ZAMAN SKRG BISA MENEMPATKAN DIRI JADI ORTU YANG TERUS JADI TELADAN ANAK DALAM MENJALANI HIDUP TAKUT AKAN TUHAN YESUS.AMIN
  • * solusi life fans'

    2011-03-26 15:30:13
    Tuhan Yesus memberkati sdr Afuk dan Ayung selalu ...
  • * GBU'

    2011-03-25 23:03:49
    Baru saja sy menyaksikan kesaksiannya di O Channel. Puji Tuhan, Tuhan Yesus sangat baik, separah apapun keadaanmu, ingatlah Yesus itu Tuhan, Dia sanggup memulihkan dan memberkati semua hal yg telah dicuri iblis. Buat ayung dan afuk sekeluarga, maju terus dalam kasih dan pengiringanmu kpd. Tuhan Yesus. "Inilah perintahKu (Yesus) yaitu spy kamu saling mengasihi spt Aku telah mengasihi kamu" (Yoh 15:12)

Teaching

Ciri-ciri Orang yang Dipenuhi Roh Kudus

Ciri-ciri Orang yang Dipenuhi Roh Kudus

Buku "Roh Kudus, Doa, dan Kebangunan" oleh Stephen Tong

Jika ada yang bertanya apakah ada ciri-ciri orang yang dipenuhi Roh Kudus, jawabannya: ada. Ketika Roh Kudus memenuhi hidup seseorang, ada sejumlah perbedaan yang nampak baik dari perbuatan, sikap hati, perkataan, dan lain-lain.

PROGRAM TV

TV Programs

.: SOLUSI :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
SCTVJakartaSenin24.30 WIB
SBO TVSurabayaKamis21.00 WIB
Life ChannelJakartaRabu03.00 & 20.00 WIB
Sabtu03.00 & 20.00 WIB
Family ChannelJakartaSabtu-Minggu09.00, 12.00, 20.00, 23.00 & 02.30 WIB
Jogja TVYogyakartaSenin21.30 WIB
Molucca TVMalukuSenin-Jumat21.00 WIT
GO TVManadoSenin & Kamis18.30 WITA
.: SOLUSI LIFE :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
O-ChannelGreat JakartaRabu22.00 WIB
Kamis22.00 WIB
Jumat22.00 WIB
Life ChannelJakartaSenin03.00 & 20.00 WIB
Selasa03.00 & 20.00 WIB
Kamis03.00 & 20.00 WIB
Jumat03.00 & 20.00 WIB
Family ChannelJakartaSenin-Jumat10.30, 19.30, 02.00, 03.30, & 04.30 WIB
SBO TVSurabayaSelasa21.00 WIB
Minggu05.30 WIB
B ChannelJakartaSabtu07.30 WIB
Minggu07.30 WIB
U ChannelJakartaSelasa01.00, 04.30, 13.30, & 17.30 WIB
Rabu00.30, 06.30, 10.30, 14.30 & 23.30 WIB
.: OBAT MALAM :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
TPIJakartaJumat24.30 WIB
MNC TVJakartaJumat24.30 WIB
U-ChannelJakartaKamis01.00 & 04.30 WIB
Jumat01.00, 03.30 & 23.30 WIB
GO TVManadoRabu & Sabtu23.30 WITA
.: SOLUSI SUNDA :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
Bandung TVBandungSabtu22.00 WIB