JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Teaching

Iman Abraham dan Ketidakpercayaannya

SATURDAY, 21 APRIL 2012

Total View : 4912 times

Ketidakpercayaan menimbulkan konsekuensi yang menyakitkan, hal itulah yang terjadi dalam hidup Abraham. Ketika Abraham yang saat itu masih bernama Abram mengambil Hagar atas saran Sarai, hal itu pada akhirnya menimbulkan kesedihan kepada keluarganya. Bahkan kelahiran Ismael mempengaruhi keturunan-keturunannya hingga saat ini.

Abram tidak sabar menanti penggenapan keturunan perjanjian dari Tuhan dan mencoba menggenapinya dengan cara manusiawi. Cara yang dilakukan dengan pikiran manusia tersebut membawa jerat dan menjadi duri bagi dirinya sendiri dan juga keturunannya.

Dampak langsungnya, setelah Ismael lahir di usia Abram yang ke 86, Tuhan berdiam diri selama 13 tahun. Hal ini dapat dimengerti sebagai tanggapan hati Tuhan atas ketidakpercayaan Abram.

Pada akhirnya, ketika Abram mencapai umur 99 tahun Tuhan menampakkan diri dan menyatakan "Akulah Allah Yang Mahakuasa"  (Kejadian 17:1) dalam bahasa Ibrani: "ānî "ēl šadday. Firman ini merupakan sebuah peringatan bahwa walaupun Abram tidak percaya, Allah pasti akan menggenapi janji-Nya yang telah satu kali dijanjikan-Nya, bahkan dalam situasi yang mustahil.

Setelah itu Tuhan mengganti nama Abram menjadi Abraham yang artinya bapa sejumlah besar bangsa. Sedangkan Abram artinya adalah bapa yang agung. Nama baru Abraham adalah sebuah mana resmi yang berarti "bapa orang banyak". Fakta ini memperlihatkan bahwa Abraham akan menembus batas-batas darah dan daging lalu menjadi nenek moyang bagi semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus (Galatia 3:7, 29).

Setelah itu Tuhan memperbaharui perjanjiannya dengan Abraham dengan ditandai oleh sunat, "Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;" (Kejadian 17:10). Sunat merupakan sebuah tanda bagi Abraham dan keturunannya untuk memegang janji Allah dengan meninggalkan tanda perjanjian sebuah bekas pada tubuh mereka (ayat 13).

Tuhan bukan hanya memberikan nama baru kepada Abraham, tetapi juga kepada Sarai, ia diberi nama Sara yang berarti ibu bangsa-bangsa. Dalam sudut pandang penebusan, nama tersebut memiliki arti bahwa Yesus Kristus akan datang dari keturunan Ishak, anak yang dilahirkan Sara, dan akan bermunculan banyak orang kudus yang percaya kepada Yesus Kristus (Galatia 4:26).

Walaupun Allah sendiri yang berjanji kepada Abraham bahwa ia akan mendapatkan keturunan sendiri dari Sara, tetapi Abraham masih saja tidak percaya. Dalam Kejadian 17:17-18 Abraham memohon agar Ismael dapat diperkenankan hidup dihadapan Allah, namun dengan tegas Tuhan berkata bahwa anak dari Sara-lah yang akan mewarisi perjanjian dari-Nya.

Setelah Abraham mencapai usia 100 tahun, atau 1 tahun setelah perjanjian sunat dengan Tuhan, janji itu digenapi, Sara mengandung Ishak. Pada akhirnya setelah 25 tahun sejak pertama kali Tuhan berjanji kepada Abraham, akhirnya anak perjanjian itu lahir. Di usia Sara yang telah mencapai 90 tahun dan mati haid, mukjizat itu terjadi. Hari ini, ada mukjizat Tuhan juga bagi orang-orang percaya yang memegang dan menantikan janji Tuhan dengan sabar sampai akhir.

Ada beberapa peristiwa Abraham tidak percaya sepenuhnya kepada janji Allah. Akan tetapi, Roma pasal 4:20-22 memuji dengan luar biasa iman Abraham, "Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran"

Frase "diperkuat dalam imannya" sepertinya bertentangan dengan catatan sejarah tentang ketidakpercayaan Abraham. Akan tetapi kata "diperkuat" dalam bahasa Yunani adalah enedunamōthē, kata kerja pasif masa lampau (past tense) dari endunamaō, yang menunjukkan bahwa Allah yang menguatkan imannya, bukan usaha manusia. Melalui karya Allah, iman Abraham lama-kelamaan diperkuat sehingga pada akhirnya ia menjadi orang yang memiliki iman yang diinginkan Allah. Fakta ini menunjukkan  bahwa meskipun ada saat didalam hidup Abraham tidak percaya, kehidupannya berakhir dalam iman. Hal yang sama, walaupun kita memiliki masa lalu dengan ketidak percayaan, jika kita mengakhirnya dengan iman oleh kasih karunia Allah, maka Allah akan mengakui kehidupan kita sebagai kehidupan beriman.


Adaptasi dari buku : Pertemuan Yang Terlupakan; Pdt. Abraham Park, D.Min., D.D: Grasindo

Imago Planet
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

Konseling

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * sartika

    2012-04-24 22:08:16
    ralat: maksud beragama berbeda,didlm kel.kami. Tidak masalah !! Penting: rukun, tetap slg mengAsihi dan tetap slg Menghargai dan didlm Tuhan/Allah (wlu berbeda Keyakinan, setlh kami---anak-anak dari (ALM) ortu kami, menjadi remaja dan dewasa! Jadi inti: Tidak ada peMaksaan agama, Tidak ada namanya Kekerasan Agama, didlm kel.kami--Tidak ada!!! Tetap slg mengasihi,slg menghormati. (( Termsk: sy suka mengingatkan: Pimpinan kerja sy (wk itu org islam, u.berdoa,pd saat jam-jam doa))( wk sy msh kerja di jakarta)--Pokoknya it's oke !! Pokoknya Tulus dna tidak ada Kepalsuan.
  • * sartika

    2012-04-24 21:57:37
    Jadi didlm kel.kami (kakak beradik, dan (Alm) ortu, semula semua beragama sama dari Khonghucu, lalu setlh remaja dan dewasa, dan menjadi beragama agama/Keyakinan kpd Tuhan, ya:.....(Alm) ortu sy tetap oke, dan kami anak-anaknya juga tetap oke. Tidka ada perlu diributkan,semua tetap slg MengAsihi.
  • * sartika

    2012-04-24 21:54:11
    Tamb.dari kecil sy beragama Khonghucu, dan sy diajarkan dan diberi teladan dr.Alm Papa dan Alm. mama saya (memang juga beragama Khonghucu---wk itu blmlah jadi Agama, hny sebatas "keyakinan kpd Tuhan" (Waktu blm ada UUN yg mengatur bhw Khonghucu sbg: Agama) , sy telah terbiasa sejak kecil, sejak msh Khonghucu Keyakinan sy w itu u.berdoa,berpuasa, berpantang dan berderma, ke t4 ibadah (rajin)Pokoknya melakukan segala kebaikan tanpa pamrih. Ortu sy (Alm) Tidak Kolot,artinya: ketika sy mau pindah agama,juga tidak dilarang. Sy pindah agama ke katolik, hny krn: masuk sekolah (tidak ada yg istimewa), sbb wk itu /jaman wk itu "Tidak ada sekolah budha/tidak sekolah Khonghucu dikota kami". --sy juga dan kel.kami (Alm) ortu sy dan kami sekel.(kakak-kakak) sy,"bergaul baik dgn berbagai kalangan masy (arti: dr.islam,kristen kristen, kristen katolik,hindu) dsb....dgn baik. Dan Rukun slg menghargai. (juga di kel.kami, kakak beradik, ketika seorang mau pindha agama, tidka ada seorangpun melarang---Penting: kami, anak-anaknya baik,slg mengasihi dan slhg rukun) (Jadi didlm ke.kami, wlu setelah remaja,dewasa, beragama agama, tetap mengAsihi dan tetap slg menDoakan dan tetap slg MengIngatkan: mis: berbuat baik, berdoa, berderma, dsb....)). s/d sy sdh menikah dan usia di skg ini usia 49 thn! Klupun sy kemukakan diOpini-opini sy sblmnya (termsk: dibawah ini) "karena: sistem/struktur di masy,termsk: PolaPikir Buruk, ttg: Stigma = cara Pola Pikir,Pola BerAnggapan dan Pengajaran itu yg sy singgung, yg tidak benar !"--itu intinya !! Kebahagiaan/Tidak kebahagiaan dlm pernikahan kok hanya dipandang dari anda anak/tidak !! itu lho....(( makasih, semoga berguna u.pembaca semuanya--bukan hny u.sy pribadi)). --
  • * sartika

    2012-04-22 16:55:19
    sy juga sgt setuju dgn @ded, apa yg dikemukakan memang benar, dgn kalimat2 lain , tp artinya sama, yaitu: "Ttg: Anak hasil benih (sperma Abraham) dan seltelur Hagar--maaf: tidak bermkasud vulgar, adlh: ""Anak bukan Anak perjanjian", "Anak yg dihasilkan bukan karena: kehendak Allah, bukan janji Allah/Tuhan, tapi...Proses Alami terjadi= "Bukan Anak Perjanjian Allah"--Namun Anak dihasilkan krn: semata kedagingan Mans/ Kedagingan sifat mans(Artinya: takut kagak punya Keturunan kandung/ Takut kagak punya generasi penerus)--- Dgn kalimat lain, seperti itu (sakleknya/Tegasnya) !! smtr Ishak (wlupun dari: (sel sperma Abraham)(Abraham sdh kakek-kakek/Jompo) dan Sara (sh jompo dan jadi nenek-nenek, kategori penyebutan,krn: Usianya tsb) (dgn sel telur sperma sara) ---itu adalah "karena: Janji Allah","Bukan semata-mata karena: Kesehatan baik dan kuat dari Abraham dan Sara" ((bhs dipermudahnya gitu, sorry Tidak bermaksud vulgar), tapi "sesghnya adlh KARENA KEHENDAK ALLAH , YG = JANJI ALLAH ITU SENDIRI KPD ABRAHAM DAN SARA" . Makanya: Biarpun sara sudah Stop menstruasi (Logika: Unsur2 ditubuhnya, sdh keiput, sdh Tidak menghasilkan/sudah Tidak memproduksi Sel telur dan rahimnya juga sudah Tidak berfungsi), demikian pula Abraham (secara Logika, sudah tidka berproduksi sel sperma,scr medis/Biologis dan kesehatan) "NAMUN KRN JANJI ALLAH/TUHAN = KEHENDAK ALLAH/TUHAN", maka: DIPULIHKAN, BAHKAN DIPERBAHARUI (Logika: secara medis = kesehatan dan secara biologis = secara Alami proses-proses didalam KeUnsuran Tubuh), shg menjadi MUDA kembali dan BerPRODUKSI kembali.---u.view writers bagus sekali, anda...anda kemb.menuliskan dan menyadur artikel tsb dari sumbernya dan membagikan kpd kita semua, kaum pembaca. Terima kasih. (sy memang kagum akan cerita tsb,dari dulu hingga sekarang).krn: memang Luar biasa. Tuhan/Allah kita di sorga, Yesus Kristus dan RohMahaKudus Allah--adalah hakekatnya (= Prinsipnya) satu ! Allah pencipta langit dan bumi, Allah Alfa dan Omega. Amin.
  • * sartika

    2012-04-22 16:40:49
    Lagian memang benar sekali sprti dituliskan artikel diatas, bhw.a.l: "Sunat = secara Fisik dilakukan jaman dulu, itu sesghnya "hanya simbol , artinya: sbg "Tanda perjanjin Allah/Tuhan dgn Abraham, yg kemdn dilakukan secara Fisik o/mans, krn: sesghnya "sbg tanda Pengingat akan perjanjian tsb, torehan luka/bekas luka tsb".---artikel tsb kerapa dibahas, dan kali ini dibahas dan ditulis lagi o/view writers---sy sgt setuju, dan artikel diatas Tidka akan pernah membosankan!. Terima Kasih.

Teaching

Kematian-Nya Sesuai dengan Rencana

Kematian-Nya Sesuai dengan Rencana

K. T. Sim/RBC Ministries

Hari itu adalah minggu dimana perayaan Paskah berlangsung. Ratusan ribu perantau Yahudi mendatangi Bait Allah untuk memperingati bebasnya mereka dari perbudakan di Mesir

PROGRAM TV

TV Programs

.: SOLUSI :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
SCTVJakartaSenin24.30 WIB
Life ChannelJakartaRabu03.00 & 20.00 WIB
Sabtu03.00 & 20.00 WIB
Family ChannelJakartaSabtu-Minggu09.00, 12.00, 20.00, 23.00, & 02.30 WIB
Molucca TVMalukuSenin-Jumat21.00 WIT
GO TVManadoSenin & Kamis18.30 WITA
.: SOLUSI LIFE :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
O-ChannelJakartaRabu22.00 WIB
Kamis22.00 WIB
Jumat22.00 WIB
Life ChannelJakartaSenin03.00 & 20.00 WIB
Selasa03.00 & 22.00 WIB
Kamis03.00 & 22.00 WIB
Jumat03.00 & 22.00 WIB
Family ChannelJakartaSenin-Jumat10.30, 19.30, 02.00, 03.30, & 04.30 WIB
SBO TVSurabayaSabtu19.30 WIB
Minggu19.30 WIB
B ChannelNasionalSabtu07.00 WIB
Minggu07.00 WIB
U ChannelJakartaSelasa01.00, 04.30, 13.30, & 17.30 WIB
Rabu03.00, 06.30, 10.30, 14.30 & 23.30 WIB
.: OBAT MALAM :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
MNC TVJakartaJumat24.30 WIB
U-ChannelKamis01.30 & WIB
Jumat01.00, 03.30 & 23.30 WIB
GO TVManadoRabu & Sabtu23.30 WITA
.: SOLUSI SUNDA :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
Bandung TVBandungSenin22.00 WIB
Cahaya Banten TVTangerang, BantenKamis20.00 WIB
.: SUPERBOOK :.
StasiunLokasiHariJam Tayang
RCTINasionalSabtu06.00 WIB
Life ChannelJakartaRabu15.30 WIB
Jumat15.30 WIB
Minggu15.30 WIB