Hidup Terlalu Berharga Untuk Diisi Dengan Kepahitan

Kata Alkitab / 13 October 2011

Hidup Terlalu Berharga Untuk Diisi Dengan Kepahitan
Lois Official Writer
10602

Ketika Anda merasa tertolak atau kecewa dengan orang lain dan membiarkan rasa sakit itu masuk ke dalam hati Anda, kepahitan dan kekecewaan akan berakar. Semuanya itu akan mempengaruhi alam sadar dan alam bawah sadar Anda, serta mempengaruhi tindakan yang Anda ambil. Jika Anda hanya membiarkan nanah itu, maka nanah itu akan terus memborok dan membunuh Anda (Galatia 5:19-21).

Tapi bagaimanapun juga, semua hal tersebut dapat dibunuh dengan kasih. “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.” (Ibrani 12:14-15)  Cara untuk mencapai semua itu adalah dengan membuang segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, dan fitnah dan juga segala kejahatan (Ef 4:31)

Yesus memberikan contoh yang nyata bagi kita. Hal itu tertulis di dalam 1 Petrus 2:23 yang berbunyi, “Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki, ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.”

Kedengarannya memang susah, tapi hal itu dapat berdampak baik buat Anda. Alkitab dengan tegas mengatakan, “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu. (Mat 6:14-15).

Banyak manfaat yang dapat Anda ambil dalam mengusir kepahitan di dalam hidup Anda. Ketika Anda melepaskan kepahitan itu, Anda akan mendapatkan damai sejahtera. Anda memberikan hati Anda hal-hal yang baik, hal itu akan membuat kesehatan Anda lebih baik. Hidup Anda pun dapat berjalan lebih baik dan bahagia. Jadi, cobalah mengejar itu semua dan buanglah segala hal yang buruk di dalam hidup Anda. Ingat akan hukum tabur tuai. Ingat juga bahwa pembalasan itu datangnya dari Tuhan saja dan ingat bahwa hidup Anda terlalu berharga untuk diisi dengan hal-hal yang jelek seperti kekecewaan ataupun kepahitan.

Sumber : cbn/lh3
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?