JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Share Your Story

Berubah Benar Dan Benar-Benar Berubah

SATURDAY, 21 JANUARY 2012

Total View : 1065 times

Syalom, salam jumpa saudara, saya Ale (bukan nama yang sebenarnya). Saya heran dengan diri saya sendiri ketika membuka situs ini. Saya sudah tahu mengenai situs ini sejak lama namun tak pernah lebih dari 2 menit saya membukanya. Namun hari ini khususnya malam ini, saya benar-benar merasa digerakkan. Saya juga heran, kenapa saya bisa berkata-kata seperti ini.

Beberapa hari yang lalu saya masih hidup dengan penguasaan diri yang sangat buruk dan tak begitu mengenal religiusitas. Banyak teman dan kerabat yang menasehati saya baik dengan cara yang halus maupun dengan cara yang kasar. Entah mengapa pengalaman buruk dalam kehidupan saya tak juga membawa saya sepenuhnya ke jalan Tuhan.

Berkali-kali saya merengek dalam doa untuk memohon ampun atas banyak dosa yang telah saya perbuat, namun beberapa hari kemudian kesalahan-demi kesalahan terulang kembali. Kadang saya bertanya pada diri saya sendiri, “Kapan ya saya bisa berubah?” Ya, berubah dari kelakuan buruk saya, keegoisan, dan tinggi hati. Lalu saatnya pun sepertinya tiba.

Ketika saya baru beberapa bulan bekerja di tempat yang baru, saya memiliki beberapa teman kantor yang akrab dan seperti telah lama saling mengenal. Mereka yang selalu menasihati saya ketika tinggi hati saya dan keegoisan saya muncul. Sebelumnya saya berpikir, siapa Anda kok menasehati saya dan masuk dalam kehidupan saya sedalam ini? Apalagi saat itu saya baru saja melakukan kesalahan kecil di tempat pekerjaan saya. Yang cukup mengherankan adalah kesalahan saya itu sepele, tapi tanggapannya begitu luar bisa sampai kepada menjelekkan karakter saya dan latar belakang pemikiran saya. Aneh bagi saya waktu itu.

Saya cuma berpikir, Lho kayaknya kesalahan yang sering dilakukan orang dan lebih besar dari kesalahan yang saya lakukan cukup banyak dan sering, tapi kok saya justru mendapatkan tanggapan yang bagi saya kelewat batas waktu itu. Itulah yang membuat saya merenung. Saya coba melihat kebelakang, mengenai apa yang pernah saya lakukan di masa lalu dan permohonan saya kepada Tuhan. Saya pernah berdoa kepada Tuhan untuk merubah hidup saya menjadi lebih baik. Tapi saya akui saat itu saya berdoa dengan tidak terlalu serius. Dan saya baru tersadar betapa Tuhan tidak mau melepaskan saya. Tuhan seakan-akan menarik saya. Itulah yang membuat keegoisan saya kok tidak meluap malah justru cenderung menghilang.

Sejak saat itu saya mulai merenungkan bahwa ternyata banyak sekali orang yang sakit hati dan jengkel karena perkataan dan sikap-sikap saya. Ternyata sikap tinggi hati saya telah banyak membuat orang jengkel termasuk teman-teman saya di kantor yang "baru". Jujur saya merasa tertekan, emosi, dan jengkel. Saya sempat merasa tidak fokus dalam bekerja karena dibayang-bayangi oleh orang-orang yang pernah merasa jengkel kepada saya. Dan sampai saat ini pun demikian. Saya sudah berusaha berubah dan menahan diri saya. Namun anehnya semakin saya berusaha merubah diri saya, semakin banyak permasalahan dan permusuhan yang muncul.

Saya sempat tergoda untuk kembali lagi ke jalan yang gelap namun nyaman untuk dilewati. Ya, karena saya menganggap bahwa apa yang saya lakukan percuma. Namun saya diingatkan akan satu hal dalam sebuah renungan bahwa kita berbuat dan merubah diri kita menjadi lebih baik bukan untuk menyenangkan hati orang lain dan kawan kita namun kita berbuat baik karena kita adalah anak-anak Tuhan yang ingin menyenangkan hati Tuhan. Puji Tuhan, saya masih diberi kekuatan untuk menghadapi suasana yang tidak mengenakkan. Saya yakin muncul kekuatan dari Tuhan yang luar bisa dalam perjuangan saya untuk menjadi lebih baik untuk dipersembahkan pada Tuhan.

Saat ini saya masih berjuang untuk melepaskan kebiasaan buruk saya yang saya lakukan setiap hari. Berubah menjadi benar itu bisa dilakukan dengan mudah, tapi Tuhan tidak ingin kita hanya berubah menjadi orang yang benar dalam kurun waktu tertentu, namun Tuhan ingin kita benar-benar berubah. Ingatlah bahwa ketika kita berubah, itu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Bagi saya sekarang ini, saya ingin memusatkan perubahan saya ini kepada Tuhan. Sekiranya ada orang yang berbahagia dan senang terhadap saya karena perubahan diri, itu saya anggap sebagai bonus dan berkat dari Tuhan.


Sumber : G.Pram, Diedit oleh : lestari99,
Segala sesuatu yang berkaitan dengan isi dan kebenaran dari kisah di atas diluar tanggung jawab Jawaban.com
Upload Your Story :
share_button_img


CBN renungan mobile
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment

  • * kakatua

    2012-05-22 02:29:08
    Go for it n change ur life I ssupport u.GBU
  • * V. Boru na burju

    2012-01-22 09:56:35
    Amin semoga penulis bs n d bri kekuatan tuk bsa brubh jd yg lbh baik lg.