Share Your Story
Terbaik Buat Kamu? Think Again...

Related Articles
SATURDAY, 28 AUGUST 2010
Total View : 2597 times
Alkisah ada keluarga, ibu yang punya 2 orang anak laki-laki adik-kakak. Suatu hari ibunya menyuruh kedua anak tersebut memakan ayam panggang paha bawah kesukaan mereka. Lalu ayam kakaknya sudah habis sedangkan adiknya masih memiliki sisa 3/4 yang akan dihabiskannya untuk makan berikutnya.
Lalu kakak tersebut pergi keluar untuk bermain dan adiknya tidur setelah makan. Beberapa jam kemudian kakaknya pulang ke rumah dan lapar lagi, dan dilihatnya sisa ayam panggang tadi lalu dimakannya habis milik adiknya itu. Kemudian ia tertidur karena kekenyangan.
Adiknya yang bangun berniat menghabiskan sisa ayam panggangnya namun ternyata sudah habis. Iapun menangis karena kakaknya sudah menghabiskan ayam panggang miliknya. Ketika ibunya datang dan bertanya kenapa sang adik menggerutu, iapun mengatakan bagaimana ayam panggang miliknya telah dihabiskan sang kakak. Sang ibu kemudian menghibur dan berkata, “Hehehe, jangan kuatir. Tadi ibu sudah membeli ayam lagi, bagian dada yang banyak dagingnya kesukaan kamu.” Sang adik pun berhenti menangis.
Frendz, banyak sekali yang hadir dalam hidup kita, it could be boyfriend or girlfriend, money, rumah, pekerjaan, etc, yang pernah kita miliki tapi setelah itu menghilang dan kita menggerutu dan berpikir bahwa apa yang pernah kita miliki adalah yang terbaik!! Kita juga berpikir bahwa pasangan yang kita miliki sudah yang terbaik... lalu kenapa mereka meninggalkan kita? Kitapun kemudian menghabiskan waktu berbulan-bulan memikirkan mantan atau hal lainnya yang sudah tidak ada lagi.
Apa yang pernah Tuhan ijinkan kita miliki sebelumnya belum 100% terbaik untuk kita! Hanya mungkin 10, 20, 30, 40, 50%. Dan arti kata “terbaik” sesungguhnya berbeda dengan apa yang selama ini kita pikirkan. Sama halnya dengan seorang bayi yang harus diberi makanannya yang “terbaik” yaitu susu, lalu di umur 2-3 tahun makanan “terbaik” mereka adalah biskuit atau makanan yang masih tergolong ringan BUKAN pasta, steak atau lalapan! Jadi dalam setiap tahap kehidupan, kita mempunyai hal yang terbaik bagi kita.
Begitu juga dalam hal pekerjaan yang kita kerjakan saat ini. Seperti Yusuf yang dulu dibuang oleh saudara-saudaranya dan dijual ke Mesir tapi kemudian dipercaya oleh Potifar, pegawai istana Firaun, untuk mengurus rumahnya. Tuhan memberkati semua yang dikerjakan Yusuf dan dijadikannya berhasil. Bayangkan semua yang ada serasa miliknya sendiri di rumah itu padahal Yusuf adalah orang asing. Tapi kemudian ia difitnah bersetubuh dengan istri pemiliknya dan dijebloskan ke penjara.
Bagaimana rasanya jika kita berada di posisi Yusuf? Bukankah kita akan menggerutu dan berkata kepada Tuhan bahwa kita sudah mendapatkan yang terbaik tapi kenapa tragedi itu harus terjadi? Tapi setelah 2 tahun dipenjara, Tuhan memakai Yusuf untuk mengartikan mimpi Firaun. Alhasil Firaun mengangkat Yusuf dan diberi kuasa atas seluruh Mesir!!
Yusuf telah melewati level yang “terbaik” di tempat potifar, maka Tuhan memindahkan LEVEL “terbaik” berikutnya yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita maupun Yusuf, yaitu memerintah seluruh tanah Mesir. Apa jadinya kalau Yusuf tetap ngotot mau di tempat kerja Potifar? Yusuf tidak akan mengalami berkat yang lebih besar yang disediakan Tuhan apapun itu. Semua yang kita alami masih diijinkan terjadi karena di mata-Nya masih dianggap “terbaik” bagi kita.
Kita sering menggerutu padahal Tuhan sedang melatih kita untuk belajar menerima sesuatu yang kecil dan belajar dari hal yang kecil tersebut untuk menghadapi yang lebih besar. Kalau kita kehilangan pasangan kita, bersyukurlah bahwa seharusnya kita sedang belajar dalam menjalin hubungan. Supaya ketika saatnya Tuhan memberikan pasangan yang 100% terbaik tersebut kita sudah tahu bagaimana harus berbuat.
Jangan pernah memaksa Tuhan untuk mengeluarkan yang terbaik karena Tuhan memiliki waktu yang “terbaik” dan tepat kapan saatnya hal itu diberikan kepada kita. So, what are we going todo? Percaya bahwa sampai sekarang Tuhan berperan besar “memainkan” kehidupanmu.
Mazmur 37:5, Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia AKAN bertindak;
Percayalah!! Hadapi saja apa yang ada di depan kita karena Tuhan membentuk karakter kita sampai ke level berikutnya. Kalau orangtua kita saja sampai begitu mengontrol kehidupan kita sampai kuliah saja mesti pilihan orangtua, apalagi Tuhan yang memiliki rencana JAUUUHHH lebih BAIIKK dari pikiran orangtua.
Guys, Tuhan sungguh tahu kapan waktunya itu. Akhir semua itu adalah “kebijaksanaan itu sangat dekat dalam hidup kita yang paling paling paling sederhana”.
Sumber : richierozz, Ditulis oleh : lestari99,
Segala sesuatu yang berkaitan dengan isi dan kebenaran dari kisah di atas diluar tanggung jawab Jawaban.com
Upload Your Story :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Other Articles
Teaching











COMMENTS
COUNSELLING
* D'She
2010-11-08 02:20:51TQ buat artikelnya... ketika membacanya aku tau bahwa ini adalah jawaban doaku. karna DIA lebih TAHU diriku daripada diriku sendiri tahu tentang diriku, dan.. DIA lebih MENGASIHIKU daripada diriku sendiri mengasihi diriku.. God Bless All ^_^
* Reni
2010-09-13 02:17:47Setiap rancangan dan perbuatan Allah atas hidup adalah : Selalu baik Tidak perlu menjadi suatu _pilihan, tapi tetap terbaik Dan, : Kuterima
* SG
2010-09-08 08:24:55thanks for the article. God bless all of us.
* le
2010-09-02 03:57:47Amiin..Tuhan sellau punya rancangan yg terbaik untuk kita, asal kita mau percaya pada Dia, rencanaNya pasti terwujud sesuai kehendak n waktuNya Dia. Trust Him....Keep His Promises.......
* Jb
2010-08-28 03:14:441 lg, kita hdp bukan dr omongan org tp dr FT. Jgn menelan mentah2 apa yg diucapkan org lain tanpa konfirm langsung ke ybs. Hikmat, kebijaksanaan & kebenaran dtg bukan dr omongan org tp hasil perenungan dr FT.. Gbu ^_^