JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Share Your Story

Keterbukaan Dalam Suatu Hubungan

SATURDAY, 31 JULY 2010

Total View : 2681 times

Pada kesempatan ini, saya akan membagikan pentingnya keterbukaan dalam menjalin suatu hubungan. Karena seringkali dalam menjalin hubungan dengan pasangan, kita lebih mementingkan gengsi daripada perasaan kita yang sebenarnya. Akhirnya masalah yang ada tidak kunjung selesai, bahkan hanya menjadi suatu penumpukkan dalam sanubari masing-masing. Hal itu tidak baik bagi kelangsungan hubungan di masa yang akan datang.

Dalam menjalin hubungan dengan pasangan kita, sebaiknya menanggalkan rasa sungkan ataupun gengsi. Kadang rasa marah dan kesal pada pasangan membuat kita bersikap diam. Hal itu memang bisa menghukum pasangan kita secara tak langsung. Namun, itu tidak menyelesaikan masalah. Bahkan, hanya dapat memperkeruh suasana di kemudian hari karena pasangan tidak diberitahukan mengenai kebenaran atau hal yang menyebabkan kita marah kepada pasangan.  

Dengan mengkomunikasikan penyebab amarah kita ke pasangan akan menjadi pembelajaran bagi pasangan. Sehingga di masa yang akan datang, kesalahan itu tidak terulang lagi. Di lain pihak, bagi pihak yang merasa aneh dengan perilaku pasangan tapi pasangan kita tidak menjelaskan atau memberitahukan mengenai kesalahan kita, tak ada salahnya bagi kita untuk membuka percakapan dengan menanyakan penyebab perubahan tingkah laku tersebut. Karena dengan menceritakan perasaan kita terhadap pasangan, maka dia akan merasa diperhatikan sehingga mau terbuka untuk menceritakan segala sesuatu yang menyebabkan itu. Keterbukaan dalam suatu hubungan merupakan suatu kunci penting untuk menjaga hubungan tetap harmonis. 

 

 

 

 


Sumber : Lucia, Diedit oleh : vjay,
Segala sesuatu yang berkaitan dengan isi dan kebenaran dari kisah di atas diluar tanggung jawab Jawaban.com
Upload Your Story :
share_button_img


CBN renungan mobile
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment

  • * CHRIS

    2010-08-03 02:33:15
    Menenggelamkan keegoisan diri yg sangat sulit dilakukan. utk tips terakhirnya akan sya lakukan bila sya menghadapi org yg kusayang berdiam diri alias membisu, utk mencairkan suasana. Terimakasih, Jawaban.Com. JBUA.