JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Menata Hati Kala Cinta Harus Berakhir

FRIDAY, 20 JANUARY 2012

Total View : 5521 times


Putus cinta memang bisa memporak-porandakan hati Anda. Semuanya menjadi terasa tidak berarti dan Anda merasa tidak akan pernah bisa melupakannya. Kemanapun Anda pergi, lagu apapun yang Anda dengarkan, sepertinya semua itu hanya mengingatkan Anda akan dirinya. Tapi jangan biarkan diri Anda tenggelam ke dalam keadaan ini sampai berlarut-larut. Jangan pernah biarakan hidup Anda dihancurkan hanya gara-gara patah hati.

Berikut ini adalah beberapa tips sederhana untuk membantu Anda menata hati ketika cinta itu harus berakhir:

1. Curhat

Ceritakan segala rasa sakit kepada seseorang yang Anda percaya dan lebih dewasa baik secara rohani maupun emosional. Hal ini akan lebih membantu proses penyembuhan Anda. Perhatikan juga dengan siapa Anda bercerita. Jangan sampai Anda justru mendapatkan masukan-masukan yang tidak membangun dan dapat menghancurkan Anda pada akhirnya.

2. Ambil Keputusan Untuk Mengampuni

Hal yang paling ingin Anda lakukan sebenarnya adalah melupakan dirinya. Namun jika Anda ingin cepat melupakannya, maka Anda harus memaafkan kesalahannya. Mengampuni bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan apalagi jika si dia telah melukai Anda dengan begitu dalam. Namun percayalah, dengan mengampuni, Anda dapat melanjutkan hidup dengan lebih mudah dan melangkah lebih ringan untuk memulai hidup baru.

3. Paksa Diri Anda

Stres atau depresi sering dialami mereka yang patah hati. Dan seringkali hal ini akan mempengaruhi kesehatan fisik dan emosional Anda. Jadi, paksakan diri Anda untuk tetap makan, minum, olahraga maupun melakukan relaksasi meskipun Anda tidak berselera untuk melakukannya.

4. Nikmati Kebebasan Anda

Yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa tetap melanjutkan hidup tanpanya. Lakukanlah hal-hal yang tidak sempat Anda lakukan saat masih bersama dengannya dan nikmati kebebasan Anda. Lakukanlah apa saja yang ingin Anda lakukan. Bersenang-senanglah dan hibur diri Anda. Tentu saja dengan hal-hal yang positif.

5. Berani Mengambil Resiko

Jangan terpatok pada masa lalu. Jangan sampai kegagalan ini membuat Anda menutup hati. Pada saat dan waktu yang tepat Anda akan bertemu seseorang dan melupakan si dia.

Cinta memang buta. Terkadang perasaan cinta membuat Anda tidak dapat melihat hal-hal kecil yang sebenarnya telah menunjukkan ketidakcocokan Anda dengannya. Pertanyaan-pertanyaan berikut akan membantu Anda untuk lebih mudah melupakannya.

1. Apa yang Anda suka darinya?

Ingat-ingatlah kembali hal apa saja yang Anda suka dari dirinya dan apa yang menjadi kelebihannya. Jika ada, Anda masih punya kemungkinan untuk jatuh cinta dengan orang lain yang memiliki kelebihan seperti itu.

2. Apa yang Anda tidak suka darinya?

Jika Anda tidak yakin dengan jawaban Anda, tanyakan pada teman-teman Anda yang mengenal mantan kekasih Anda. Dengarkan apa yang mereka katakan. Teman-teman Anda biasanya akan lebih terbuka dan obyektif dalam menilai. Ingatlah apa saja kekurangan si dia sehingga ketika Anda hendak menjalin hubungan dengan orang lain, Anda tidak akan kembali mencintai orang dengan karakter seperti itu.

3. Apa yang Anda tidak suka ketika bersamanya?

Ingatlah ketika Anda masih bersamanya, bagaimana sikapnya dan bagaimana sikap Anda. Anda juga bisa menanyakan pendapat orang lain yang pernah melihat Anda bersamanya. Dengarkan apa kata mereka. Mungkin setelah mendengar jawaban dari pertanyaan ini, Anda bisa berkata, "Terima kasih karena saya sudah putus dengannya."

4. Apakah hubungan Anda dengannya mempengaruhi hubungan yang lain?

Apakah ketika bersamanya, Anda mengabaikan teman-teman Anda? Atau membuat hubungan Anda dengan keluarga tidak harmonis? Kekasih yang baik tidak akan merusak kehidupan Anda dengan teman-teman Anda, terlebih lagi dengan keluarga Anda.

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda mungkin akan menyadari begitu banyak hal kecil yang Anda abaikan sehingga mempengaruhi hubungan serta memperjelas ketidakcocokan Anda berdua. Dengan menyadari hal ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk melupakannya.

Sumber : conectique

Imago Planet


COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * Nova

    2012-04-15 20:24:46
    syaloom saya saat ini sedang mengalami pergumulan, antara orang tua dan hubungan saya dengan pacar saya. Kami beda suku, dan tentu saja orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami. Keluarganya dan keluarga saya pun sedang ada masalah di persekutuan gereja...saya juga kurang mengerti apa penyebab masalahnya. saya tidak bisa membohongi perasaan saya kalau saya masih sangat sayang dengan dia. Tapi dengan sikap dia yang sekarang ini saya jadi merasa seperti pacar yang tidak dianggap. Komunikasi kami sangat kurang karna kami long distance...saya juga tidak bisa memaksa untuk terus komunikasi dengan dia, karna alasan dia sibuk, padahal justru disaat seperti ini saya sangat membutuhkan dia untuk hadapi pergumulan dengan orangtua saya. Apa yang sebaiknya saya lakukan sekarang??