Sejarah Berdirinya OBI

Obor Berkat Indonesia berdiri pada bulan Agustus 1999. Kegiatan pelayanan OBI dimulai pada saat bangsa Indonesia sedang mengalami dampak dari krisis ekonomi, yang kemudian berkembang menjadi krisis di segala bidang kehidupan. Pada saat masyarakat tidak mampu menahan beban keuangan, maka hal yang dikorbankan adalah kesehatan dan pendidikan anak. Melihat kenyataan ini, atas dasar kasih kepada sesama manusia maka OBI menitikberatkan pelayanan pada 2 bidang; Kesehatan dan Pendidikan.

Kemudian pada tahun 2003, pelayanan OBI ditambah lagi dengan Pemberdayaan Masyarakat agar masyarakat dapat mengatasi persoalan ekonomi dengan pemberian bahan-bahan dasar serta pelatihan. Di tahun yang sama (2003) OBI juga dipercayakan untuk melayani di negara lain yaitu di kamboja dan Irak kemudian bantuan medis untuk korban banjir di Philippina (2009).

 Secara keseluruhan Program yang OBI lakukan adalah :

  1. Program Kesehatan: Bakti sosial pengobatan umum dan gigi, Balai Pengobatan (BP), Operasi selektif dan masal (Bibir sumbing, Hernia dan Katarak) dan Perbaikan Gizi Anak
  2. Program Pendidikan: Adopsi Sekolah, PKBM/PAUD, Pembagian Paket Sekolah dan Mobil Bintang
  3. Program Pemberdayaan Masyarakat: Lewat adopsi desa di Nias dan Desa Koko, Manggarai NTT
  4. Program Tanggap Bencana: Bantuan medis dan logistik untuk korban bencana alam.

 

Kegiatan OBI

Program Kesehatan

Program pelayanan kesehatan yang OBI lakukan adalah pelayanan kesehatan umum dan gigi lewat kegiatan Bakti Sosial (Baksos), dimana dalam sehari tim medis OBI mampu melayani 800 - 1000 pasien. Selain itu, kegiatan Balai Pengobatan (BP) juga OBI adakan secara rutin (senin – Jumat) untuk menolong masyarakat pra sejahtera di wilayah Cikarang Bekasi. Bantuan medis juga dilakukan lewat program operasi, masal (Bibir sumbing, Hernia dan Katarak) dan selektif (per kasus) untuk usia anak-anak (3 bulan – 14 tahun).

Khususnya di desa dan sekolah adopsi, OBI mengadakan program medis Perbaikan Gizi (Feeding Center) dan  Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak.

Program Pendidikan

OBI Pendidikan awalnya bergerak dalam program beasiswa untuk anak-anak tidak mampu di wilayah JABODETABEK. Program beasiswa kemudian berkembang menjadi program adopsi sekolah, dimana OBI mengadopsi sejumlah sekolah di Jakarta yang tergolong tidak mampu. Bantuan yang diberikan tidak sekedar bantuan dana pendidikan, melainkan juga mengadakan kegiatan ekstrakulikuler (kelompok belajar dan kelas komputer) bagi para siswa.

Tahun 2008, program adopsi sekolah bergerak maju mengatasi angka putus sekolah dengan membuka Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Selain itu, OBI Pendidikan juga bergerak lewat program Mobil Bintang Hi-Tech dan IPTEK dan Sekolah Seni, untuk membantu para pelajar mendapatkan kesempatan belajar komputer, ilmu pengetahuan dan menggali bakat seni dengan peralatan yang lengkap, serta pengajar yang ahli di bidangnya.

Program Tanggap Bencana

Bantuan medis dan logistik untuk menolong para korban gempa, OBI lakukan lewat tim emergency, Tanggap Bencana. Dalam waktu 1 x 24 jam, tim emergency yang terdiri dari; dokter umum, perawat dan tim logistik akan terjun ke lokasi untuk bantuan medis, obat-obatan dan pendistribusian makanan bagi para korban. 

Program Pemberdayaan Masyarakat

Program pemberdayaan masyarakat dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan masyarakat yang mandiri. Lewat bantuan modal usaha, pelatihan dan pendampingan, program ini dijalankan di desa yang OBI adopsi; desa Saewe (Nias) dan desa Koko (NTT) sejak tahun 2007. 

Sebuah karya nyata bagi bangsa ini telah dan sedang OBI lakukan. Hal ini memerlukan bantuan dari seluruh masyarakat yang terbeban. Oleh karena itu, Kami mengajak anda untuk senang menolong orang lain.